PREDIKSI MORTALITAS PASIEN CEDERA KEPALA DENGAN MENGGUNAKAN REVISED TRAUMA SCORE (RTS) DAN NEW TRAUM

Asmara, Sukma Sekar Ayu (2025) PREDIKSI MORTALITAS PASIEN CEDERA KEPALA DENGAN MENGGUNAKAN REVISED TRAUMA SCORE (RTS) DAN NEW TRAUM. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (730kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (723kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (619kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (757kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (586kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (536kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Cedera kepala, prediksi mortalitas, Revised Trauma Score (RTS), New Trauma Score (NTS), IGD.

Abstract

2025 Keperawatan Gawat Darurat

Latar belakang : Penilaian dini terhadap tingkat cedera sangat penting untuk menentukan prognosis dan penanganan yang tepat. Terdapat beberapa alat untuk memprediksi resiko mortalitas yang dapat di gunakan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yaitu Revised Trauma Score (RTS) dan New Trauma Score (NTS), yang menilai kondisi fisiologis pasien dengan menggunakan parameter vital seperti tingkat kesadaran, tekanan darah sistolik, frekuensi pernapasan, dan saturasi oksigen. Tujuan : Untuk mengetahui prediksi mortalitas pasien cedera kepala berdasarkan penggunaan Revised Trauma Score (RTS) dan New Trauma Sore (NTS) dalam memprediksi prognosis dan outcome pasien. Metode Penelitian : Menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 41 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui lembar observasi RTS dan NTS kemudiam dianalisis secara deskriptif. Hasil Penelitian : Dengan penilaian RTS hasilnya 61% pasien memiliki mortalitas ketegori perawatan yang tertunda, 20% memiliki mortalitas kategori intervensi tetapi pasien dapat menunggu beberapa waktu, 18% memiliki mortalitas kategori intervensi segera. Sedangkan penilaian NTS hasilnya 68% memiliki mortalitas kategori resiko rendah, 30% memiliki mortalitas kategori menengah dan 2% memiliki mortalitas kategori tinggi. Kesimpulan : Kedua skor dapat digunakan secara efektif untuk menilai prognosis dan menentukan prioritas tatalaksana pasien trauma kepala pada fase awal penanganan. Diharapkan dapat diintegrasikan kalkulasi RTS dan NTS dalam sistem rekam medis elektronik (EMR), juga sebagai bagian dari algoritma standar triase dan penanganan trauma di IGD.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 02 Feb 2026 40:02
Last Modified: 25 Feb 2026 02:40
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/124

Actions (login required)

View Item
View Item