FEBRIYANTI, KAYLA (2025) PENGARUH PEMBERIAN TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP KECEMASAN DAN HEMODINAMIK PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUANG DAHLIA RSUD MARDI WALUYO BLITAR. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
3. COVER DALAM.pdf
Download (166kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (226kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (255kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (228kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (232kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (246kB)
9. ABSTRAC INGGRIS.pdf
Download (144kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (238kB)
11. BAB 1.pdf
Download (281kB)
12. BAB 2.pdf
Download (390kB)
13. BAB 3.pdf
Download (410kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (602kB) | Request a copy
15. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (246kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (220kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Download (4MB)
Kata Kunci
Abstract
Kecemasan pre operasi merupakan respons psikologis yang umum dialami pasien dan dapat berdampak pada kondisi fisiologis. Pasien pre operasi dapat mengalami kecemasan dan perubahan status hemodinamik karena adanya tingkat resiko yang tinggi, salah satunya operasi bedah elektif. Penanganan kecemasan yang tidak adekuat dapat meningkatkan risiko komplikasi intraoperatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap tingkat kecemasan dan hemodinamik pasien pre operasi di Ruang Dahlia RSUD Mardi Waluyo Blitar. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan pre -post test control group. Sampel terdiri dari 100 pasien yang dibagi ke dalam kelompok intervensi (SEFT) dan kelompok kontrol (SOP rumah sakit). Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat kecemasan State-Trait Anxiety Inventory (STAI) dan pengukuran hemodinamik. Hasil uji Independent dan MannWhitney menunjukkan adanya penurunan signifikan terhadap tingkat kecemasan dan parameter hemodinamik seperti tekanan darah, nadi, respiratory rate (RR) dan Mean Arterial Pressure (MAP) pada kelompok intervensi dengan nilai (p < 0,001), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dan cenderung tetap. Suhu tubuh tidak mengalami perubahan signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan kecemasan dan memperbaiki status hemodinamik pada pasien pre operasi. Penelitian ini mendukung penerapan SEFT dalam pelayanan keperawatan berbasis pendekatan holistik. Disarankan penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas dan eksplorasi jangka panjang dampak SEFT terhadap pemulihan pascaoperasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Jiwa |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 06 May 2026 17:37 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:17 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/825 |
