DEWI, NATALIA DEBIYANTI CYNTHIA (2025) HUBUNGAN PERSEPSI DIRI DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH DI SMAN 6 MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
1. Cover Luar.pdf
Download (79kB)
2. Cover Dalam.pdf
Download (115kB)
3. Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (120kB)
4. Lembar Persetujuan.pdf
Download (82kB)
5. Lembar Pengesahan.pdf
Download (138kB)
6. Kata Pengantar.pdf
Download (125kB)
7. Abstrak Indonesia.pdf
Download (142kB)
8. Abstrak Inggris.pdf
Download (147kB)
9. Daftar Isi.pdf
Download (314kB)
10. BAB I.pdf
Download (204kB)
11. BAB II.pdf
Download (799kB)
12. BAB III.pdf
Download (401kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (456kB) | Request a copy
14. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (169kB) | Request a copy
15. Daftar Pustaka.pdf
Download (253kB)
16. Lampiran.pdf
Download (5MB)
Kata Kunci
Abstract
Dewi, Natalia Debiyanti Cynthia. 2025. Hubungan Persepsi Diri dengan Sikap Remaja tentang Seks Pranikah di SMAN 6 Malang.Skripsi,Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.Pembimbing Utama:Rita Yulifah,S.Kp.,M.Kes Remaja merupakan fase perkembangan yang krusial dalam membentuk jati diri, termasuk dalam hal sikap terhadap seksualitas. Menurut data BKKBN Jawa Timur (2022) terdapat 15.212 permohonan dispensasi nikah dari jumlah kasus tersebut 80 % diantaranya disebabkan karena hamil diluar nikah. Masalah seks pranikah di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan, termasuk di Kota Malang Menurut data BKKBN Jawa Timur (2023), sebanyak 12,5% remaja di kota ini mengaku pernah melakukan hubungan seksual pranikah, meningkat dari 10,3% pada tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi diri dengan sikap remaja tentang seks pranikah di SMAN 6 Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 288 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki persepsi diri yang tidak mendukung seks pranikah, yaitu sebanyak 187 siswa (64,9%), sedangkan yang memiliki persepsi mendukung sebanyak 101 siswa (35,01%). Sementara itu, sebagian besar remaja juga menunjukkan sikap tidak mendukung terhadap seks pranikah sebanyak 181 siswa (62,8%), dan sebanyak 107 siswa (37,2,%) memiliki sikap mendukung. Hasil uji Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan yang positif antara persepsi diri dan sikap remaja terhadap seks pranikah, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,426 dan p = 0,002. Nilai ini menunjukkan bahwa korelasi antara kedua variabel berada dalam kategori sedang. Artinya, semakin kuat persepsi diri remaja untuk tidak mendukung seks pranikah, maka semakin besar kecenderungan mereka untuk memiliki sikap yang juga tidak mendukung terhadap perilaku tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi diri memiliki peranan penting dalam membentuk sikap remaja terhadap seks pranikah. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan persepsi diri melalui pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif, berbasis nilai, dan dialogis, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga, untuk membentuk sikap remaja yang bertanggung jawab terhadap isu-isu seksual.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 0008 |
| Last Modified: | 08 May 2026 05:21 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/732 |
