ORIZANTY, AURELIA CORRINA (2025) HUBUNGAN KETERATURAN KUNJUNGAN KE POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU LAELY WILAYAH PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (103kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (144kB)
4. Lembar Pernyataan.pdf
Download (122kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (112kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (139kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (141kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (154kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (126kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (151kB)
11. BAB I.pdf
Download (330kB)
12. BAB II.pdf
Download (647kB)
13. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (446kB) | Request a copy
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (287kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Download (176kB)
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (238kB)
17. Lampiran.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Orizanty, Aurelia Corrina. 2025. Hubungan Keteraturan Kunjungan Ke Posyandu Dengan Status Gizi Balita di Posyandu Laely Wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang. Skripsi. Program studi sarjana terapan kebidanan malang, politeknik Kesehatan kemenkes malang. Pembimbing : Dr. Heny Astutik, S.Kep.,Ns.,M.Kes Status gizi balita adalah indikator penting untuk menentukan kualitas kesehatan anak dan menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di Kota Malang. Salah satu upaya pemerintah untuk memantau status gizi balita melalui posyandu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan keteraturan kunjungan ke posyandu dengan status gizi balita di Posyandu Laely wilayah Puskesmas Bareng Kota Malang. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan retrospektif. Populasi adalah balita usia 2–5 tahun yang datang ke posyandu dengan sampel seluruh populasi sebanyak 47 balita menggunakan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan berupa karakteristik responden, kehadiran balita ke posyandu, antropometri. Status gizi dinilai berdasarkan berat badan menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Analisis data dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita tidak teratur ke posyandu (53%), berat badan kurang (47%), pendek (51%) dan gizi kurang (55%). Hasil analisis uji statistik menunjukkan status gizi balita menurut BB/U adalah p=0,012, TB/U adalah p=0,013, BB/TB adalah p=0,048, dengan nilai signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara keteraturan kunjungan ke posyandu dengan status gizi balita. Semakin tidak teratur kunjungan balita ke posyandu maka status gizi cenderung kurang. Orang tua disarankan teratur mengikuti posyandu untuk pemantauan berat badan dan tinggi badan anak secara berkala.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Komunitas |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 0005 |
| Last Modified: | 07 May 2026 05:26 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/568 |
