PUTRI, ADINDA DWITANIA (2025) STUDI KASUS KEHAMILAN DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI KRI “S”, WAJAK, KAB MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (181kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (183kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (123kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (104kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (124kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (148kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (119kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (177kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (245kB)
11. BAB I.pdf
Download (264kB)
12. BAB II.pdf
Download (394kB)
13. BAB III.pdf
Download (279kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (296kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (195kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (220kB)
17. Lampiran.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Studi Kasus Kehamilan dengan Hiperemesis gravidarum di KRI “S”, Wajak, Kab Malang. Adinda Dwitania Putri (2025). Program Studi Diploma III Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Utama Asworoningrum Y., S.SiT., M.Keb. Hiperemesis Gravidarum (hEG) merupakan gangguan kehamilan dengan mual muntah berlebihan yang dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Di Klinik Rawat Inap “S” Wajak, Malang, tercatat 14 kasus dari 805 ibu hamil (1,74%) pada tahun 2025, lima di antaranya memerlukan rawat inap. Laporan ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab, faktor predisposisi, dan mengevaluasi tatalaksana hEG sesuai standar asuhan kebidanan. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif pada ibu hamil trimester pertama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek Ny. K dengan usia kehamilan 11–12 minggu mengalami mual muntah lebih dari tujuh kali per hari, lemas, dan tanda dehidrasi ringan. Asuhan kebidanan meliputi terapi cairan, edukasi nutrisi, dukungan psikologis, pemantauan tanda vital dan kondisi umum ibu, serta anjuran bedrest terbatas. Perawatan dilakukan selama empat hari hingga kondisi membaik dan pasien dipulangkan. Asuhan kebidanan yang tepat dan edukasi keluarga sangat penting dalam pemulihan pasien dan pencegahan komplikasi hEG.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 07 May 2026 07:28 |
| Last Modified: | 07 May 2026 07:28 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/515 |
