MABAS, N. SAHILA SUKMA WARDANI PUTRI (2025) PENGARUH PENERAPAN PIRING MODEL T TERHADAP KADAR GD2JPP DAN RATA-RATA BEBAN GLIKEMIK MENU HARIAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (91kB)
3. COVER DALAM.pdf
Download (45kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (285kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (239kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (476kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (64kB)
8. ABSTRAK (BAHASA INDONESIA).pdf
Download (7kB)
9. ABSTRAK (BAHASA INGGRIS).pdf
Download (112kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (21kB)
11. BAB 1.pdf
Download (113kB)
12. BAB 2.pdf
Download (228kB)
13. BAB 3.pdf
Download (338kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (334kB) | Request a copy
15. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (145kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (92kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 adalah penyakit metabolik dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk Kota Malang. Penanganannya menekankan Terapi Nutrisi Medis (TNM) menggunakan konsep "piring model T" sebagai modifikasi prinsip 3J (tepat jenis, jumlah, dan jadwal). Konsep ini fokus pada pembagian porsi visual: 50% sayur, 25% karbohidrat, dan 25% protein. Pembagian ini bertujuan mengendalikan kadar gula darah. Piring model T dinilai efektif karena mampu meningkatkan asupan serat dengan rasio 2:1 terhadap karbohidrat, yang berperan memperlambat penyerapan glukosa dan mengurangi total beban glikemik harian. Meskipun efektivitas pendekatan porsi serupa telah ditunjukkan secara global, belum ada studi spesifik di Indonesia yang menganalisis pengaruh konsep piring model T terhadap kadar glukosa darah 2 jam postprandial (GD2JPP) dan rata-rata beban glikemik menu harian pada pasien DM Tipe 2.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan piring model T terhadap kadar glukosa darah 2 jam post prandial (GD2JPP) dan rata-rata beban glikemik menu harian pada penderita DM tipe 2. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pre-test post-test control group, melibatkan dua kelompok yaitu perlakuan dan kontrol selama satu bulan intervensi. Menggunakan uji statistik paired t-test Hasil: Pasien DM Tipe 2 adalah lansia (60-74 tahun), perempuan, lulusan SD, dengan gangguan kardiovaskular, DM < 5 tahun, dan rutin mengkonsumsi obat. Terdapat peningkatan asupan energi, karbohidrat, dan serat, serta perubahan jenis bahan makanan dan ketepatan jadwal makan. Kesimpulan: hasil menunjukkan bahwa penggunaan piring model T tidak berhubungan secara signifikan terhadap kadar GD2JPP namun berhubungan signifikan dengan rata-rata beban glikemik harian.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi Gizi > Gizi Seimbang Keperawatan > Penyakit Tidak Menular |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 48 Jul 0007 |
| Last Modified: | 07 May 2026 07:21 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/503 |
