Rossilawati (2020) Perbedaan Tingkat Nyeri Kala 1 Fase Aktif Ibu Primipara Dengan Pemberian Acupressure Dan Counter Pressure. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover + halaman depan.pdf
Download (615kB)
Bab 1.pdf
Download (105kB)
Bab 2.pdf
Download (281kB)
Bab 3.pdf
Download (217kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB) | Request a copy
Bab 5.pdf
Download (91kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (100kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
SKRD4.0196 - NIM:1602460036
Nyeri merupakan bagian integral dari proses persalinan dan melahirkan. Nyeri selama kala I fase aktif persalinan disebabkan oleh dilatasi serviks serta peregangan segmen bawah uterus dan korpus uteri. Salah satu upaya untuk menurunkan nyeri persalinan adalah melalui metode nonfarmakologi, yaitu teknik acupressure dan counter pressure. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 ibu bersalin primipara yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 25 responden diberikan intervensi acupressure dan 25 responden diberikan counter pressure. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test dengan nilai signifikansi p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri selama persalinan kala I fase aktif dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain umur dan persepsi ibu terhadap nyeri. Teknik acupressure dapat menurunkan nyeri karena stimulasi pada titik tertentu, khususnya pada tangan, yang dapat merangsang pelepasan endorfin serta memblok reseptor nyeri ke otak sehingga nyeri berkurang. Sementara itu, teknik counter pressure juga dapat menurunkan skala nyeri karena tekanan kuat yang diberikan mampu mengurangi nyeri tajam serta memberikan sensasi nyaman yang mengurangi rasa tidak nyaman saat kontraksi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh sebelum dan sesudah pemberian intervensi acupressure dan counter pressure terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Berdasarkan hasil tersebut, selain manajemen nyeri farmakologi, tenaga medis dapat memanfaatkan teknik acupressure dan counter pressure sebagai alternatif manajemen nyeri nonfarmakologi
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Persalinan |
| Depositing User: | pipit pipit |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 07:05 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 07:05 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/403 |
