Hubungan Usia Saat Pemberian Makanan Pendamping ASI Pertama (MP-ASI) dengan Status Gizi Balita Usia 13-24 Bulan di Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri

Indriani, Yustika (2020) Hubungan Usia Saat Pemberian Makanan Pendamping ASI Pertama (MP-ASI) dengan Status Gizi Balita Usia 13-24 Bulan di Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover + halaman depan.pdf] Text
Cover + halaman depan.pdf

Download (575kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (533kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (473kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (338kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Kata Kunci

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), status gizi, balita usia 13–24 bulan

Abstract

SKRD4.0195 - NIM:1602460035

Makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) adalah makanan tambahan yang diberikan kepada bayi usia 6 bulan sampai 24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi. Namun, pemberian MP-ASI yang tidak sesuai standar menjadi salah satu penyebab meningkatnya prevalensi malnutrisi pada balita usia 13–24 bulan. Malnutrisi meliputi gizi kurang, gizi buruk, dan gizi lebih yang biasanya terjadi karena pemberian makanan pendamping ASI yang tidak tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara usia saat pemberian makanan pendamping ASI pertama dengan status gizi balita usia 13–24 bulan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode Simple Random Sampling. Data penelitian diambil dari studi pendahuluan di Puskesmas Ngasem dengan populasi balita usia 13–24 bulan sebanyak 46 anak. Pengambilan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah 42 balita. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri status gizi balita berdasarkan BB/U baku WHO-NCHS. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan antara usia saat pemberian makanan pendamping ASI pertama dengan status gizi balita usia 13–24 bulan dengan nilai χ² hitung = 7,488 lebih besar dari χ² tabel = 3,841. Berdasarkan hasil penelitian, ibu perlu diberikan informasi mengenai usia pemberian MP-ASI pertama untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya pemberian makanan pendamping ASI pada waktu yang tepat, yaitu pada usia 6 bulan

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah
Depositing User: pipit pipit
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_38' not defined] 0027
Last Modified: 27 Apr 2026 06:35
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/401

Actions (login required)

View Item
View Item