Akbar, Muhammad Miftahul (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG ANGGREK RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. COVER LUAR.pdf
Download (61kB)
2. COVER DALAM.pdf
Download (62kB)
3. PERSETUJUAN PEMBIMBING.pdf
Download (190kB)
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (220kB)
5. LEMBAR ORISINALITAS.pdf
Download (7kB)
8. ABTRAK INDONESIA.pdf
Download (8kB)
9. ABTRACT INGGRIS.pdf
Download (63kB)
10. KATA PENGANTAR.pdf
Download (77kB)
11. DAFTAR ISI.pdf
Download (319kB)
17 BAB 1.pdf
Download (296kB)
18. BAB 2.pdf
Download (868kB)
19. BAB 3.pdf
Download (310kB)
20. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
21. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (229kB) | Request a copy
22. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (211kB) | Request a copy
23. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Muhammad Miftahul Akbar
Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek Poltekkes Kemenkes Malang, Jl. Dr. Sutomo No. 5, Trenggalek, Jawa Timur
Email : miftahulakbar6@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang tinggi. Gangguan sistem pernapasan yang dialami pasien berpotensi menurunkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif, sistematis, dan berkesinambungan. Tujuan: Melaksanakan dan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien tuberkulosis paru di Ruang Anggrek RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi selama 5 hari perawatan. Hasil: Ditemukan diagnosa keperawatan utama yaitu bersihan jalan napas tidak efektif dan pola napas tidak efektif. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, kondisi pasien menunjukkan perbaikan berupa penurunan sesak napas, berkurangnya sputum, dan pola napas lebih efektif. Ditemukan kesenjangan antara teori dan fakta, meliputi tidak adanya riwayat penyakit dahulu dan riwayat keluarga TB, tidak terjadi penurunan nafsu makan, hasil pemeriksaan mata dalam batas normal, serta tidak semua tanda klinis TB paru muncul. Kesenjangan juga ditemukan pada diagnosa dan intervensi, dimana tidak semua diagnosa teoritis muncul dan intervensi yang dilakukan lebih sedikit dari teori karena disesuaikan dengan kondisi pasien. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan secara sistematis dan berkesinambungan terbukti efektif dalam meningkatkan kondisi pernapasan pasien tuberkulosis paru. Peran perawat sangat penting dalam mendukung proses pemulihan pasien melalui intervensi yang tepat dan berfokus pada kebutuhan pasien.
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Pasien, Tuberkulosis Paru
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 07:30 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 07:30 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2841 |
