Gambaran Tingkat Pengetahuan Lansia Mengenai Manajamen Lima Pilar Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kauman Baru Kabupaten Ponorogo.

Batrisya, Lailatul (2026) Gambaran Tingkat Pengetahuan Lansia Mengenai Manajamen Lima Pilar Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kauman Baru Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (289kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)

Kata Kunci

Diabetes Melitus, Lansia, Pengetahuan Lima Pilar

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan jumlah penderita yang terus meningkat setiap tahunnya. Pengelolaan penyakit ini memerlukan pemahaman yang baik terkait manajemen lima pilar. Namun keterbatasan pengetahuan pada lansia dapat menjadi tantangan dalam pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia mengenai manajemen lima pilar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling sejumlah 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas resfponden berusia 60-75 tahun (93%) dan jenis kelamin perempuan (70%) dengan hasil GDS (Gula Darah Sewaktu) tidak terkontrol sejumlah 19 orang (63%). Tingkat pengetahuan lansia mengenai manajemen lima pilar didapatkan mayoritas berada dalam kategori baik sejumlah 19 orang (67%). Pengetahuan merupakan hasil dari proses “tahu” yang terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Dalam pengelolaan penyakit diabetes melitus, seorang penderita diabetes melitus harus memiliki pengetahuan yang baik sehingga dapat mencegah komplikasi. Tingginya tingkat pengetahuan pada responden dipengaruhi oleh paparan informasi yang rutin melalui program Prolanis. Edukasi yang berkelompok dan berulang membantu lansia memahami informasi dan meningkatkan kesiapan lansia dalam perubahan perilaku. Namun, pendampingan berkelanjutan dari keluarga dan tenaga kesehatan tetap diperlukan untuk membentuk perilaku lansia menjadi mandiri dan disiplin.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gerontik
Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 19 Jun 0009
Last Modified: 09 Sep 2026 06:56
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2733

Actions (login required)

View Item
View Item