AGUSTINE, VINOLIA WAHYUNING (2026) PENGARUH PEMBERIAN PANGAN NABATI DAN HEWANI SUMBER PROTEIN SEBELUM KONSUMSI KARBOHIDRAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
2_Cover Luar.pdf
Download (478kB)
4_Lembar Pernyataan-Keaslian.pdf
Download (95kB)
5_Lembar Persetujuan.pdf
Download (61kB)
6_Lembar Pengesahan.pdf
Download (111kB)
8_Abstrak Indonesia.pdf
Download (522kB)
9_Abstrac Inggris.pdf
Download (803kB)
10_Daftar Isi.pdf
Download (704kB)
11_BAB I.pdf
Download (676kB)
12_BAB II.pdf
Download (986kB)
13_BAB III.pdf
Download (904kB)
14_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
15_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (443kB) | Request a copy
16_Daftar Pustaka.pdf
Download (718kB)
17_Lampiran .pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Vinolia Wahyuning Agustine, 2025. Pengaruh Pemberian Pangan Nabati dan Hewani Sumber Protein Sebelum Karbohidrat terhadap Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Janti Kota Malang. Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Sutomo Rum Teguh Kaswari, SKM., M. Kes dan Dwipajati, SST., M. Gz.
Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia sehingga memerlukan pengelolaan diet yang tepat untuk mencegah komplikasi. Salah satu strategi non-farmakologis adalah modifikasi urutan makan, yaitu konsumsi protein sebelum karbohidrat yang terbukti dapat memperlambat penyerapan glukosa dan menurunkan respon glikemik. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian pangan nabati dan hewani sumber protein sebelum konsumsi karbohidrat terhadap kadar glukosa darah puasa (GDP) dan glukosa darah 2 jam post prandial (GD2JPP) pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Metode: Penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan Pretest–Posttest Group Design pada penderita DMT2 yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok 1 diberikan sup kacang merah 40 g dan kelompok 2 diberikan sup daging sapi 22 g. Intervensi A (protein sebelum karbohidrat) dilakukan pada minggu pertama dan Intervensi B (protein bersamaan karbohidrat) pada minggu kedua, masing-masing diberikan tiga kali. Pemeriksaan GDP dan GD2JPP dilakukan pada setiap tahap, dan data dianalisis dengan Independent Samples T-Test (p < 0,05). Hasil: Tidak terdapat perbedaan singnifikan kadar GD2JPP antara kelompok 1 dan kelompok 2 pada intervensi A (p = 0,597) maupun intervensi B (p = 0,625). Kesimpulan: Pemberian protein nabati maupun hewani sebelum karbohidrat tidak memberikan efek secara signifikan pada kedua kelompok.
Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar Glukosa Darah, Konsumsi Protein Sebelum Karbohidrat.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi Seimbang |
| Depositing User: | Siwi Wulandari Siwi Wulandari |
| Date Deposited: | Apr 2026 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 03:46 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/259 |
