Pendekatan Rehabilitatif: Pengaruh Latihan ROM dan Holding the Ball terhadap Kemampuan Mobilitas Pasien Stroke Non Hemoragik

Qurroh, Itsna Harisah (2025) Pendekatan Rehabilitatif: Pengaruh Latihan ROM dan Holding the Ball terhadap Kemampuan Mobilitas Pasien Stroke Non Hemoragik. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf - Other

Download (194kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Other

Download (244kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Other

Download (647kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Other

Download (262kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (518kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (164kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (218kB)
[thumbnail of LAMPIRAN..pdf] Text
LAMPIRAN..pdf - Supplemental Material

Download (1MB)
[thumbnail of MANUSKRIP JURNAL.docx] Text
MANUSKRIP JURNAL.docx - Supplemental Material

Download (37kB)

Kata Kunci

Stroke, Mobilitas Fisik, ROM, Holding The Ball

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab utama dengan satu kematian terjadi setiap 4 menit dan kecacatan di dunia terutama pada lansia yang menepati urutan kedua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada klien stroke dengan gangguan mobilitas fisik pada lansia. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dalam bentuk studi kasus. Instrumen yang digunakan yaitu dengan Manual Muscle Testing dan Standart Luaran Indonesia . Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu klien stroke usia 55-64 tahun dengan hemiparese, dan mengalami penurunan kekuatan otot 1-3. Setelah dilakukan intervensi selama 7 hari dengan melatih Range of Motion (ROM) dan Holding The Ball sehari 2 kali selama 15-30 menit, terjadi peningkatan kekuatan otot dari 3 menjadi 4. Selain itu, terjadi peningkatan pada mobilitas dari gangguan mobilitas fisik sedang (skor 25) menjadi gangguan mobilitas fisik ringan (skor 34) yang diukur dengan instrument SLKI. Latihan ROM mendorong peningkatan sirkulasi perifer serta mempercepat proses perbaikan jaringan otot dan sendi. Latihan menggenggam bola karet juga menstimulasi terhadap sistem saraf pusat, khususnya korteks serebri dan serebelum. Kedua latihan ini secara teratur dapat menimbulkan hipertrofi otot. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan hasil penelitian dengan memodifikasi media dengan bola kasti serta menambahkan intensitas untuk meningkatkan efektivitas latihan.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Keluarga
Keperawatan > Penyakit Tidak Menular
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 01 Sep 2026 01:47
Last Modified: 01 Sep 2026 01:47
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2545

Actions (login required)

View Item
View Item