Noviyanti, Nadia Rahma (2026) Asuhan Gizi Pada Pasien Lansia Dengan Gastroenteritis Akut Dengan Anemia EC Penyakit Kronis Dan Essential Trombositosis Di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Awal.pdf
Download (601kB)
Abstract.pdf
Download (15kB)
Chapter1.pdf
Download (137kB)
Chapter2.pdf
Download (584kB)
Chapter3.pdf
Download (296kB)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (554kB) | Request a copy
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (597kB) | Request a copy
Conclusion.pdf
Download (136kB)
Reference.pdf
Download (306kB)
Appendices.pdf
Download (4MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang : Gastroenteritis akut merupakan salah satu penyakit saluran cerna yang masih sering terjadi di Indonesia, terutama pada kelompok lanjut usia yang rentan mengalami komplikasi seperti dehidrasi, gangguan elektrolit, dan penurunan status gizi. Prevalensi gastroenteritis di Jawa Timur berdasarkan data Riskesdas 2018 sebesar 6,5%, dengan angka di Kota Malang mencapai 8,40%. Penatalaksanaan gizi melalui Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) penting untuk mendukung pemulihan pasien lansia dengan penyakit penyerta seperti anemia ec penyakit kronis dan essential trombositosis. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi proses asuhan gizi pada pasien lansia dengan gastroenteritis akut, anemia ec penyakit kronis, dan essential trombositosis di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain studi kasus pada satu pasien lansia laki-laki berusia 75 tahun yang menjalani perawatan selama tiga hari. Asuhan gizi dilakukan berdasarkan PAGT meliputi asesmen, diagnosis, intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Data diperoleh melalui pengukuran antropometri, pemeriksaan biokimia, observasi klinis, recall 24 jam, dan SQ-FFQ. Hasil Penelitian : Hasil menunjukkan status gizi normal, anemia berat, trombositosis ekstrem, leukositosis, hiponatremia, dan gangguan fungsi ginjal. Intervensi berupa diet rendah serat dengan kebutuhan energi 1.122 kkal. Asupan zat gizi fluktuatif dan cenderung defisit. Kesimpulan : Asuhan gizi
vii
sesuai PAGT berkontribusi pada perbaikan klinis bertahap, namun pemantauan dan optimalisasi asupan zat gizi tetap diperlukan selama pemulihan.
Kata kunci: anemia penyakit kronis, asuhan gizi, essential trombositosis, gastroenteritis akut, lansia
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Program Studi D-III Gizi |
| Depositing User: | Siwi Wulandari Siwi Wulandari |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 02:18 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 02:18 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2500 |
