PENGARUH KOMBINASI SLOW DEEP BREATHING DAN RENDAM KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH DAN NADI PENDERITA HIPERTENSI USIA 45-54 TAHUN DI KOTA BLITAR

Khasanah, Amalia Duwi Nur (2024) PENGARUH KOMBINASI SLOW DEEP BREATHING DAN RENDAM KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH DAN NADI PENDERITA HIPERTENSI USIA 45-54 TAHUN DI KOTA BLITAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (570kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (192kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (308kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (238kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

Hipertensi, Tekanan Darah, Nadi, Slow Deep Breathing, Rendam Kaki

Abstract

2024 KMB

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak terjadi di masyarakat, dan tingginya penyakit hipertensi yang tidak terkontrol dapat membawa dampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kombinasi slow deep breathing dan rendam kaki terhadap tekanan darah dan nadi pada penderita hipertensi usia 45-54 tahun di Kota Blitar. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Intervensi diberikan melalui kombinasi slow deep breathing dengan rendam kaki air hangat selama 15 menit sehari sekali selama dua hari. Analisa bivariat menggunakan uji statistik yaitu uji T. Besar sampel sebanyak 30 responden, yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dilakukan intervensi yaitu 159 mmHg dan rata-rata setelah dilakukan intervensi yaitu 154,40 mmHg. Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum dilakukan intervensi yaitu 99 mmHg dan rata-rata setelah dilakukan intervensi yaitu 95,07 mmHg. Rata-rata nadi sebelum dilakukan intervensi yaitu 92,20 dan setelah dilakukan intervensi 88,03. Analisis bivariat didapatkan hasil p value= 0,000 (p<0,05). Ada perbedaan yang signifikan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik, diastolik, dan nadi pada penderita hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Terapi kombinasi slow deep breathing dan rendam kaki air hangat efektif menurunkan tekanan darah dan nadi dapat digunakan alternative sebagai manajemen non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah dan nadi.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: --- 2026
Last Modified: 12 Mar 2026 01:35
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/197

Actions (login required)

View Item
View Item