PURWANTI, PUTRI AYU (2024) ASUHAN GIZI PADA PASIEN BEDAH ABSES SUBMANDIBULA DENGAN ABSES PARAFARING KOMPLIKASI HIPOALBUMINEMIA RSUD DR HARJONO SOEDIGDOMARTO PONOROGO. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (1MB)
3.Cover Dalam.pdf
Download (19kB)
4.Lembar Pernyataan.pdf
Download (41kB)
5.Lembar Persetujuan.pdf
Download (63kB)
6.Lembar Pengesahan.pdf
Download (88kB)
7.Kata Pengantar.pdf
Download (7kB)
8.Abstrak Indonesia.pdf
Download (10kB)
9.Abstrac Inggris.pdf
Download (8kB)
10.Daftar Isi.pdf
Download (111kB)
11.BAB I.pdf
Download (14kB)
12.BAB II.pdf
Download (61kB)
13.BAB III.pdf
Download (27kB)
14.BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (98kB) | Request a copy
15.BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (10kB) | Request a copy
16.Daftar Pustaka.pdf
Download (52kB)
17.Lampiran.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang : Albumin berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh yang sangat diperlukan dalam proses penyembuhan pada infeksi odontogenik seperti abses mandibular. Hipoalbumin dapat memperburuk respons imun dan memperlambat proses penyembuhan jaringan yang terinfeksi. Sehingga diperlukan adanya terapi diet sesuai dengan kondisi pasien dengan menggunakan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) yang bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan luka pasca operasi dan juga menghindari adanya komplikasi lebih lanjut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan rancangan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan, hasil skrining, pengkajian gizi, data biokimia, data fisik klinis, data Riwayat gizi dan Riwayat personal, asupan monitoring makan di RSUD Dr Harjono Soedigdomarto Ponorogo. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan antropometri status gizi normal, biokimia untuk nilai leukosit tinggi dan nilai albumin rendah, fisik klinis nadi dan suhu tinggi serta keadaan umum lemah, bengkak leher dan sulit menelan, riwayat gizi dahulu asupan defisit , riwayat gizi sekarang asupan meningkat, riwayat personal perokok aktif, terapi yang diberikan pada pasien diet TKTP dan tindakan medis berupa operasi abses serta pemberian obat-obat an. Kesimpulan : Hasil monitoring evaluasi selama 3 hari menunjukkan antopometri tetap status gizi normal, biokimia tidak didapatkan hasil terbaru, fisik klins dan asupan makan pasien meningkat Berdasarkan pengamatan dapat disimpulkan bahwa pasien sudah taat pada diet yang diberikan serta penelitian ini berhasil.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 55 Jan 0006 11 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 01:55 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1524 |
