HUBUNGAN PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP PENANGANAN DISMENORE DI MTsN 2 KABUPATEN BLITAR

WULANDARI, RATNA WULANDARI (2025) HUBUNGAN PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP PENANGANAN DISMENORE DI MTsN 2 KABUPATEN BLITAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (663kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (135kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973kB) | Request a copy

Kata Kunci

Dismenore, Remaja, Penanganan

Abstract

2025 Keperawatan Maternitas

Latar Belakang: Usia remaja pada umumnya identik dengan usia pebuertas yang ditandai dengan terjadinya siklus menstruasi. Saat menstruasi, beberapa remaja biasanya mengalami nyeri haid atau dismenore. Perilaku kesehatan memiliki peran penting dalam mengatasi dismenore, yang dapat ditangani melalui metode farmakologi maupun non farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku remaja putri terhadap penanganan dismenore di MTsN 2 Kabupaten Blitar. Metode Penelitian: peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan purposive sampling kepada 67 remaja putri yang mengalami dismenore. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang pengambilan datanya dilakukan secara cross secsional. Analisa data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Hasil Analisa univariat menunjukkan mayoritas responden berusia 14 tahun (82,1%). Hasil penelitian menunjukan hampir seluruh dari responden 94% remaja putri mengalami dismenore ringan, 76,1% responden kurang efektif dalam penanganan dismenore, 100% responden melakukan penanganan secara non farmakologi, 6% secara farmakologi dan 67,2 % berperilaku cukup. Hasil yang diperoleh dari analisis bivariat menggunkan uji chi square dengan hasil p=0,754 tidak signifikan (0,754>0,05). Kesimpulan: Dari hasil penelitian perilaku remaja putri terhadap penanganan dismenore di MTsN 2 Kabupaten Blitar tidak ditemukan hubungan yang signifikan. Disarankan remaja putri untuk aktif dalam mencari informasi mengenai dismenore, agar semakin luas pengetahuan yang dimiliki, dan terbentuk perilaku dan sikap yang tepat dalam menangani dismenore.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Maternitas
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 23 Feb 2026 07:26
Last Modified: 23 Feb 2026 13:35
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/105

Actions (login required)

View Item
View Item