PURWATI, ALFI IKA (2025) HUBUNGAN ANTARA MOBILITAS DAN WAKTU KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA LANSIA YANG TERPASANG KATETER DI RUANG RAWAT INAP RS IHC LAVALETTE KOTA MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstract.pdf
Download (223kB)
Abstrak.pdf
Download (223kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (287kB) | Request a copy
BAB I.pdf
Download (199kB)
BAB II.pdf
Download (332kB)
BAB III.pdf
Download (318kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (169kB) | Request a copy
Cover Dalam.pdf
Download (135kB)
Cover Luar.pdf
Download (152kB)
Daftar Isi.pdf
Download (168kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (237kB)
Lampiran.pdf
Download (2MB)
Lembar Orisinalitas.pdf
Download (282kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (360kB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (287kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan yang sangat umum di Indonesia, terutama pada lansia yang menggunakan kateter urin. ISK adalah penyebab kematian kedua setelah pneumonia pada kelompok usia lanjut, dengan faktor risiko meliputi penyakit penyerta, status gizi, dan gangguan kognitif. Sekitar 25% lansia diperkirakan mengalami ISK, dan risiko ini meningkat pada pengguna kateter. Di Jawa Timur, prevalensi ISK juga tinggi, dengan insidensi mencapai 90-100 kasus per 100.000 penduduk per tahun. Penuaan yang menyebabkan penurunan mobilitas turut berkontribusi pada peningkatan risiko ISK, karena mobilitas terbatas dapat menyebabkan stagnasi urine dan kesulitan menjaga kebersihan pribadi.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat mobilitas dan durasi pemasangan kateter dengan kejadian ISK pada lansia yang menggunakan kateter urin. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 15 lansia yang terpasang kateter di RS IHC Lavalette Kota Malang pada bulan Maret 2025. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank untuk menguji hubungan antara variabel mobilitas dan lama pemasangan kateter. Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara tingkat mobilitas dan durasi pemasangan kateter (koefisien korelasi = -0,765, p < 0,001). Artinya, semakin rendah tingkat mobilitas pasien, semakin cepat terjadi infeksi saluran kemih. Sebaliknya, pasien dengan mobilitas tinggi cenderung mengalami infeksi lebih lambat. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa durasi pemasangan kateter berpengaruh signifikan terhadap mobilitas pasien dan risiko ISK.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Gerontik |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 06:00 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:00 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/793 |
