YURINDRASWARI, EVANA (2025) GAMBARAN TERAPI DIET, TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI MAKRO, SERAT DAN NATRIUM PASIEN STROKE KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstrak.pdf
Download (209kB)
Appendices.pdf
Download (1MB)
BIODATA.pdf
Download (217kB)
Chapter1.pdf
Download (224kB)
Chapter2.pdf
Download (259kB)
Chapter3.pdf
Download (298kB)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (407kB) | Request a copy
Conclusion.pdf
Restricted to Registered users only
Download (204kB) | Request a copy
Cover Dalam.pdf
Download (123kB)
Cover Luar.pdf
Download (57kB)
Daftar Gambar.pdf
Download (28kB)
Daftar Isi.pdf
Download (47kB)
Daftar Lampiran.pdf
Download (31kB)
Daftar Tabel.pdf
Download (28kB)
Halaman Pengesahan.pdf
Download (260kB)
Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf
Download (31kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (33kB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (142kB)
References.pdf
Download (281kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang : Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di dunia. Komplikasi seperti diabetes mellitus dan hipertensi sering ditemukan pada pasien stroke, yang semakin memperburuk kondisi kesehatan pasien. Penanganan yang optimal pada pasien stroke dengan komplikasi diabetes dan hipertensi memerlukan pengelolaan yang baik, termasuk terapi diet yang tepat. Terapi diet dengan prinsip rendah gula, rendah garam, dan rendah lemak bertujuan untuk mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, serta mencegah risiko komplikasi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran terapi diet, monitoring tingkat konsumsi dan kesembuhan pasien stroke komplikasi diabetes mellitus dan hipertensi. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan model studi kasus. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan asupan makan pasien yang meliputi asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, serat dan natrium belum terpenuhi (≤80%), walaupun pada hari kedua mengalami peningkatan tetapi masih kurang dari kebutuhan. Hasil pemeriksaan klinis dan laboratorium mengalami penurunan yang signifikan, sedangkan pemeriksaan fisik mengalami peningkatan. Kesimpulan : Pasien diberikan diet DMRGRL berbentuk makanan lunak cincang. Adanya perubahan bentuk makanan karena pasien kesulitan menelan. Hasil tingkat asupan konsumsi masih belum terpenuhi. Penurunan asupan hari ketiga dikaitkan dengan jenis dan porsi makanan yang lebih sederhana. Pola makan di rumah menyebabkan total asupan lebih rendah dibandingkan hari kedua. Kesembuhan pasien terlihat dari hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium yang menunjukkan perbaikan signifikan, memungkinkan pasien dipulangkan dengan anjuran pemeriksaan rutin. Penggunaan obat-obatan turut mendukung pemulihan pasien.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 04 May 2026 48:13 |
| Last Modified: | 08 May 2026 04:48 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/672 |
