RAMADHANI, RIZKY (2025) Perbedaan Pola Kenaikan Tekanan Darah pada Akseptor KB Implan dan Suntik. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRACT ENGLISH.pdf
Download (210kB)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Download (472kB)
BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (399kB) | Request a copy
BAB IV HASIL PENELITIAN.pdf
Download (378kB)
BAB V PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only
Download (202kB) | Request a copy
COVER DALAM.pdf
Download (75kB)
COVER.pdf
Download (68kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (265kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (224kB)
HALAMAN JUDUL.pdf
Download (66kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (188kB)
KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (77kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
LEMBAR KESEDIAAN MEMBIMBING.pdf
Download (157kB)
LEMBAR KONSULTASI.pdf
Download (595kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (74kB)
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (53kB)
Kata Kunci
Abstract
Ramadhani, Rizky. 2023. Perbedaan Pola Kenaikan Tekanan Darah pada Akseptor KB Implan dan Suntik. Skripsi. Program Sarjana Terapan Kebidanan Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Jupriyono, S. Kp., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Ari Kusmiwiyati, SST., M.Keb. Kenaikan tekanan darah merupakan suatu kejadian yang dapat dialami oleh siapa saja dan tentunya dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah penggunaan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu tertentu. Hal ini dapat terjadi karena adanya kandungan hormon estrogen yang akan terus bertambah seiring penggunaan kontrasepsi hormonal secara terus-menerus sehingga dapat menyebabkan vasokontriksi dan dapat mempengaruhi kerja jantung dalam memompa aliran darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kenaikan tekanan darah pada akseptor KB implan dan suntik. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik komparasi. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 87 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan beberapa pertimbangan peneliti di PMB S Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan rekam medik hasil pengukuran tekanan darah pada kartu KB masingmasing akseptor dan tensimeter untuk pengukuran tekanan darah terakhir. Analisis yang digunakan adalah uji Mann-Whitney dengan hasil p value 0,982 > 0,05 dan p value 0,508 > 0,05 yang berarti H0 diterima atau tidak ada perbedaan kenaikan tekanan darah pada akseptor KB suntik dan implan. Meskipun tidak terdapat perbedaan, namun akseptor KB hormonal memiliki risiko lebih tinggi mengalami kenaikan tekanan darah sehingga tetap perlu dilakukan pemantauan hasil pengukuran tekanan darah baik oleh akseptor maupun tenaga kesehatan.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 07 May 2026 05:47 |
| Last Modified: | 08 May 2026 01:21 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/603 |
