WULANDARI, NOVIANTI (2025) Studi Kasus Asuhan Kebidanan Kehamilan Trimester 1 Pada Ny. V Dengan Emesis Gravidarum di TPMB Eko Yuliati, A.Md.Keb. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (170kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (236kB)
4. Lembar Keaslian Tulisan.pdf
Download (175kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (152kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (177kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (169kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (228kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (214kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (309kB)
11. BAB I.pdf
Download (244kB)
12. BAB II.pdf
Download (433kB)
13. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (263kB) | Request a copy
14. BAB IV.pdf
Download (287kB)
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (173kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (236kB)
17. Lampiran.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Novianti Wulandari (2025). Studi Kasus Asuhan Kebidanan Kehamilan Trimester 1 Pada Ny. V Dengan Emesis Gravidarum di TPMB Eko Yuliati, A.Md.Keb. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Dwi Yuliawati, SST., M.Keb. Mual (nause) dan muntah (emesis gravidarum) adalah gejala yang wajar dan sering didapatkan pada kehamilan trimester I. Emesis gravidarum ditandai dengan mual muntah yang terjadi 1-2 kali dalam sehari, nafsu makan berkurang, dan mudah lelah dan jika tidak segera ditangani dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti hyperemesis, tubuh semakin lemah, serta menimbulkan kerusakan jaringan yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan perkembangan janin yang dikandungnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum di TPMB Eko Yuliati, A. Md. Keb, Pandanwangi. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengen pendekatan asuhan kebidanan komprehensif mulai dari pengkajian hingga evaluasi. Hasil pengkajian Ny. V G2P1001Ab000 usia kehamilan 10-11 minggu menunjukkan frekuensi mual pada ibu sudah berkurang yang awalnya 4-5 kali dalam sehari setelah diberikan asuhan secara komprehensif, Ny. V tidak mengalami mual lagi dan Ny. V sudah bisa beraktifitas dengan normal. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi mengenai konsumsi air jahe hangat setiap pagi hari, tetap makan dengan porsi sedikiti tapi sering, konsumsi air mineral kurang lebih 1 liter dalam sehari, perbanyak istirahat dan mengurangi aktivitas berlebihan, dan menghirup aroma terapi lemon. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman ibu tentang mual yang dialami oleh ibu dan tanda gejala mual muntah. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran bidan dalam deteksi dini, edukasi, dan pemantauan ibu hamil dengan emesis gravidarum. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dalam praktik kebidanan dan meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pencegahan dan penatalaksanaan emesis gravidarum sejak dini.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 11 May 2026 |
| Last Modified: | 07 May 2026 07:41 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/541 |
