Gambaran Asfiksia Bayi Baru Lahir Berdasarkan Kejadian Bayi Hiperbilirubinemia Di RSD Kalisat

Rindayani, Anis Wahyu (2023) Gambaran Asfiksia Bayi Baru Lahir Berdasarkan Kejadian Bayi Hiperbilirubinemia Di RSD Kalisat. Skripsi thesis, MAJORY, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover-Abstrak.pdf] Text
Cover-Abstrak.pdf

Download (646kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (884kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (87kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

Kata kunci : hiperbilirubinemia, asfiksia bayi baru lahir.

Abstract

081 058 2023

Rindayani, Anis Wahyu, 2023. Gambaran Asfiksia Bayi Baru Lahir
Berdasarkan Kejadian Bayi Hiperbilirubinemia di RSD Kalisat.
Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik
Kesehatan Malang. Pembimbing Utama : Syiska Atik Maryanti,
S.SiT., M.Keb. Pembimbing Pendamping : Riza Umami, SST.,
M.Keb.
Latar Belakang : Hiperbilirubinemia salah satu fenomena klinis paling umum
pada bayi. Asfiksia salah satu faktor risiko yang terjadi setelah bayi lahir, sehingga
lebih rentan terhadap keracunan bilirubin. Hiperbilirubinemia menjadi penyebab
kematian nomor 5 di Indonesia pada bayi baru lahir. Data Riskesdas 2015 angka
kejadian hiperbilirubin bayi baru lahir di Indonesia 51,47% dengan penyebab
asfiksia 51%. Di RSD Kalisat pada bulan Januari sampai September 2022 yang
mengalami hiperbilirubinemia sebanyak 248 dengan asfiksia ringan, sedang, berat.
Metode : tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran asfiksia bayi baru lahir
berdasarkan kejadian bayi hiperbilirubinemia. Menggunakan metode survei
deskriptif dan data sekunder rekam medis. Populasi penelitian ini bayi
hiperbilirubinemia di RSD Kalisat Januari – September tahun 2022. Sampel diambil
secara simple random sampling, didapatkan 153 sampel yang memenuhi kriteria
inklusi. Hasil : diketahui gambaran asfiksia bayi baru lahir berdasarkan kejadian
bayi hiperbilirubinemia, bayi yang mengalami asfiksia ringan 28 bayi (18,30%),
asfiksia sedang 107 bayi (69,93%) dan asfiksia berat 18 bayi (11,76%).
Kesimpulan : bayi hiperbilirubinemia sebagian besar dialami oleh bayi dengan
asfiksia sedang. Beberapa faktor risiko yang diduga meningkatkan asfiksia meliputi
faktor ibu dan janin. Maka dari itu setiap ibu hamil dianjurkan untuk melakukan
pemeriksaan ANC terpadu sesuai program pemerintah.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Neonatus dan Bayi Baru lahir
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 05 May 2026 09:02
Last Modified: 05 May 2026 09:02
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/464

Actions (login required)

View Item
View Item