Faktor Resiko Riwayat Asfiksia Neonatorum dengan Kejadian Infeksi Neonatorum pada Bayi Baru Lahir

Sanaya, Novia Limatus (2020) Faktor Resiko Riwayat Asfiksia Neonatorum dengan Kejadian Infeksi Neonatorum pada Bayi Baru Lahir. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover + halaman depan.pdf] Text
Cover + halaman depan.pdf

Download (785kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (152kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (6kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (233kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Kata kunci: APGAR Skor, Asfiksia Neonatorum, Early Onset Sepsis, Infeksi Neonatorum

Abstract

SKRD4.0178 - NIM:1602460017

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi baru lahir yang tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Asfiksia akan bertambah buruk apabila penanganan bayi tidak dilakukan dengan benar, sehingga diperlukan tindakan perawatan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengatasi gejala lanjut yang mungkin timbul. Bayi dengan asfiksia neonatorum tampak tidak sehat dan memiliki riwayat gawat janin sebelum lahir. Asfiksia neonatal dapat memfasilitasi terjadinya infeksi sistemik serta meningkatkan risiko infeksi atau sepsis neonatal onset dini dengan kultur darah positif. Infeksi pada bayi baru lahir yang disebut sepsis neonatal merupakan penyakit yang sangat parah dan menyebabkan morbiditas serta mortalitas tinggi. Tujuan studi literatur ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat asfiksia dengan kejadian infeksi neonatorum pada bayi baru lahir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan hubungan riwayat asfiksia dengan kejadian infeksi neonatorum pada bayi baru lahir. Sistem referensi online yang digunakan adalah Google Scholar, E-resources Perpustakaan Nasional, dan PubMed. Literatur yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2010–2020). Hasil dari 10 literatur yang telah direview menunjukkan bahwa 5 jurnal menyatakan riwayat asfiksia neonatorum berhubungan dengan kejadian infeksi neonatorum pada bayi baru lahir, sedangkan 5 jurnal lainnya menyatakan bahwa riwayat asfiksia neonatorum bukan merupakan faktor risiko kejadian infeksi neonatorum. Berdasarkan hasil studi review, penyebab sepsis neonatorum tidak hanya berasal dari bayi yang mengalami asfiksia saat lahir, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti ibu dengan ketuban pecah dini (KPD), demam >38°C, usia gestasi <37 minggu, serta bayi yang tidak menangis segera setelah lahir

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Neonatus dan Bayi Baru lahir
Depositing User: pipit pipit
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_23' not defined] 2026
Last Modified: 23 Apr 2026 17:09
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/371

Actions (login required)

View Item
View Item