Studi Kasus Pada Pasien Stroke Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif

Prasetyo, Ageng (2024) Studi Kasus Pada Pasien Stroke Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover s.d Abstrak.pdf] Text
Cover s.d Abstrak.pdf

Download (740kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (253kB)
[thumbnail of BAB II (2).pdf] Text
BAB II (2).pdf

Download (677kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (266kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (253kB)

Kata Kunci

Asuhan Keperawatan, Stroke, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif

Abstract

Stroke merupakan suatu kondisi dimana suplai darah ke suatu bagian otak terganggu secara tiba-tiba. Mengakibatkan terjadinya kerusakan pada batang otak yang mengatur sistem pernapasan, sehingga menyebabkan penumpukan dahak dalam jumlah berlebih dan ketidakmampuan dalam batuk secara efektif. Metode penelitian ini dirancang dengan penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk studi kasus. Sehingga mengangkat diagnosa yaitu Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, intervensi keperawatan menggunakan pedoman SLKI dengan kriteria hasil produksi sputum menurun, ronchi menurun, wheezing menurun, dispnea menurun, ortopnea menurun, sianosis menurun, pola napas membaik, frekuensi napas membaik, gelisah menurun. Serta menggunakan SIKI dengan tindakan manajemen jalan napas. Implementasi dilakukan selama 6x24 jam dengan rencana keperawatan yang ditentukan, evaluasi keperawatan dapat teratasi sebagian dengan observasi produksi sputum menurun, suara napas ronkhi menurun, wheezing tidak terdengar dan pasien mampu mengeluarkan sputum, dengan hasil skor observasi yang diperoleh hari pertama 2 (bersihan jalan napas tidak efektif) dan hari keenam didapatkan hasil skor 5 (bersihan jalan napas cukup efektif). Berdasarkan penelitian ini pasien diharapkan bersihan jalan napas membaik setelah dilakukan tindakan suction, fisioterapi dada, nebulizer dan posisi elevasi kiri dengan head to bed 30̊

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Keluarga
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 59 ['lib/utils:month_short_17' not defined] 2026 28
Last Modified: 17 Sep 2026 08:59
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2961

Actions (login required)

View Item
View Item