Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Gangguan Integritas Jaringan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorejo Kabupaten Ponorogo

Susilo, Chesya Diva Aziza (2026) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Gangguan Integritas Jaringan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK CHESYA.pdf] Text
ABSTRAK CHESYA.pdf

Download (596kB)
[thumbnail of BAB I CHESYA.pdf] Text
BAB I CHESYA.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of BAB II CHESYA.pdf] Text
BAB II CHESYA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III CHESYA.pdf] Text
BAB III CHESYA.pdf

Download (574kB)
[thumbnail of BAB IV CHESYA.pdf] Text
BAB IV CHESYA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (974kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V CHESYA.pdf] Text
BAB V CHESYA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (529kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA CHESYA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA CHESYA.pdf - Bibliography

Download (776kB)
[thumbnail of LAMPIRAN CHESYA.pdf] Text
LAMPIRAN CHESYA.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)

Kata Kunci

Diabetes Melitus, Gangguan Integritas Jaringan, Asuhan Keperawatan

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti ulkus kaki diabetikum yang disebabkan oleh penyakit arteri perifer dan neuropati perifer. Penelitian ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dengan gangguan integritas jaringan di wilayah kerja Puskesmas Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik menggunakan instrumen Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BJWAT), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya ulkus kaki diabetik dengan skor luka 39 (keparahan sedang). Setelah dilakukan perawatan selama 7x24jam menggunakan perawatan luka metode moist wound healing, manajemen hiperglikemia meliputi pemantauan kadar glukosa, kepatuhan diet dan konsumsi obat, serta perawatan sirkulasi berupa latihan senam kaki diabetes terjadi penurunan skor luka yang menujukkan progres perbaikan menjadi 19 (keparahan minimal). Masalah kerusakan integritas jaringan dalam perawatan teratasi sebagian. Kombinasi perawatan luka moist wound healing dan didukung dengan kepatuhan dalam menjalankan lima pilar diabetes terbukti efektif dalam memperbaiki integritas jaringan.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 38 Feb 2026
Last Modified: 11 Sep 2026 02:48
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2856

Actions (login required)

View Item
View Item