HUBUNGAN ANTARA STIGMA DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGANYAR

Septiani, Nurul (2025) HUBUNGAN ANTARA STIGMA DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGANYAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (648kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (553kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (179kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (59kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

Stigma Diri, Kualitas Hidup, Skizofrenia

Abstract

Nurul Septiani
Hubungan antara Stigma Diri dengan Kualitas Hidup Pasien Skizofrenia di
Wilayah Kerja Puskesmas Karanganyar
Skizofrenia adalah gangguan jiwa serius yang berdampak pada kualitas
hidup penderita. Salah satu faktor yang memperburuk kondisi adalah stigma,
terutama stigma diri. Stigma menghambat pemulihan, menurunkan kepatuhan
pengobatan, dan memperburuk kondisi psikologis. Intervensi berbasis edukasi,
komunitas, dan keluarga diperlukan untuk mengurangi stigma dan meningkatkan
kualitas hidup penderita skizofrenia. Dengan tujuan untuk mengetahui hubungan
antara stigma diri dengan kualitas hidup pasien skizofrenia di wilayah kerja
Puskesmas Karanganyar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain penelitian
kuantitatif korelasional, menggunakan teknik sampling purposive sampling
dengan jumlah sampel 19 responden dari 71 populasi rata-rata perhitungan selama
satu tahun 2024. Instrument penelitian menggunakan kuesioner ISMI
(Internalized Stigma of Mental Illness) dan WHOQOL-BREF (The World Health
Organization Quality of Life).
Hasil penelitian dianalisis dengan uji statistika Spearman Rank
menggunakan SPSS, diperoleh ρ = 0,001 (≤ 0,01), dengan kekuatan korelasi 0,689
dan arah korelasi negatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden
memiliki stigma diri yang tinggi (73,68%), dan kualitas hidup sedang (47,37% ).
Terdapat hubungan antara stigma diri dengan kualitas hidup pasien
skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Karanganyar tahun 2025. Diharapkan
peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan metode yang
berbeda, variabel yang berbeda atau menggunakan kuesioner lain.
Kata Kunci: Stigma Diri, Kualitas Hidup, Skizofrenia

Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Jiwa
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek
Depositing User: Musriyatun Musriyatun Musriyatun
Date Deposited: 2026
Last Modified: 10 Sep 2026 00:50
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2760

Actions (login required)

View Item
View Item