Rahma, Rani Rasyida (2024) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG NUSA INDAH RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. COVER.pdf
Download (636kB)
2. BAB 1.pdf
Download (336kB)
3. BAB 2.pdf
Download (537kB)
4. BAB 3.pdf
Download (339kB)
5. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (923kB) | Request a copy
6. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (206kB) | Request a copy
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (210kB) | Request a copy
8. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Rani Rasyida Rahma
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi
Pendengaran di Ruang Nusa Indah RSUD dr. Soedomo Trenggalek
Pendahuluan : Skizofrenia merupakan sekelompok reaksi psikotik yang ditandai
dengan pikiran kacau, waham, halusinasi dan perilaku aneh. Pasien skizofrenia
dengan halusinasi bisa menyebabkan hilangnya control diri yang menjadikan
pasien panik dan perilakunya dikendalikan oleh halusinasi. Pasien skizofrenia
dengan halusinasi pendengaran sering mengalami ketidakpedulian merawat diri.
Tujuan dari penelitian ini melakukan dan menganalisa asuhan keperawatan jiwa
pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran di ruang Nusa Indah
RSUD dr. Soedomo Trenggalek.
Metode : Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 1 pasien yang mengalami
skizofrenia halusinasi pendengaran yang kooperatif, tanpa penyakit penyerta.
Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan
studi dokumentasi.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian masalah keperawatan yang muncul yaitu
gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran. Intervensi disusun berdasarkan
teori dari studi keperawatan dan sumber buku Keliat. Implementasi dilaksanakan
menggunakan strategi komunikasi dan pelaksanaan meliputi SP 1 - SP 5. Evaluasi
keperawatan didapatkan hasil pasien mampu membina hubungan saling percaya,
mengenal halusinasi, mengontrol halusinasi dengan bercakap cakap, melakukan
aktivitas terjadwal dan patuh minum obat. Pada analisis menunjukkan adanya
kesenjangan antara teori dengan fakta yaitu pada status mental dan kebutuhan
perawatan diri.
Kesimpulan dan Saran : Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa
pasien dengan skizofrenia halusinasi pendengaran memerlukan pengawasan dan
perawatan khusus. Oleh sebab itu, pentingnya peran keluarga dalam memberikan
perhatian, motivasi, dan empati untuk mencapai kesembuhan yang optimal dan
mencegah kekambuhan seminimal mungkin.
Kata Kunci : Skizofrenia, Halusinasi Pendengaran, Pasien.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Jiwa |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | Sep 2026 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 05:54 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2721 |
