HUBUNGAN ANTARA KEHAMILAN PREEKLAMSIA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM di RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK TAHUN 2024

Oktifia, Septi (2024) HUBUNGAN ANTARA KEHAMILAN PREEKLAMSIA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM di RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK TAHUN 2024. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. BAB 1.pdf] Text
2. BAB 1.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of 3. BAB 2.pdf] Text
3. BAB 2.pdf

Download (944kB)
[thumbnail of 4. BAB 3.pdf] Text
4. BAB 3.pdf

Download (716kB)
[thumbnail of 5. BAB 4.pdf] Text
5. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB 5.pdf] Text
6. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB) | Request a copy
[thumbnail of 8. LAMPIRAN.pdf] Text
8. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Asfiksia Neonatorum, Preeklamsia

Abstract

Septi Oktifia
Hubungan Antara Kehamilan Preeklamsia dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD dr. Soedomo Trenggalek Tahun 2024
Latar belakang: Asfiksia neonatorum adalah suatu kondisi yang terjadi ketika bayi tidak mendapatkan cukup oksigen selama proses kelahiran sehingga dapat menyebabkan hipoksia Juniarni (2016), di RSUD dr. Soedomo Trenggalek di Ruang Matahari kasus asfiksia pada tahun 2023 sebanyak kasus 98 sedangkan di Ruang Sakura pada tahun 2022 mulai tercatat ibu dengan preeklamsia sebanyak 72. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar kehamilan preeklampsia dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD dr. Soedomo Trenggalek tahun 2024.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua neonatorum hidup yang tercatat dalam rekam medis ibu bersalin di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Data diambil dari rekam medis pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 45 sampel. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square.
Hasil penelitian: Hasil analisa Chi-square didapat nilai p-value 0,044 (p<0,05) yang menunjukkan ada hubungan signifikan antara preeklampsia dengan kejadianasfiksia neonatorum pada bayi baru lahir. Ibu yang didiagnosa preeklampsia memiliki risiko 3,7 kali melahirkan bayi yang mengalami asfiksia neonatorum dibanding dengan ibu yang tidak preeklampsia (OR 3,780 CI95% 1.002-12.256).
Kesimpulan: Adanya hubungan yang signifikan antara preeklamsia dengan kejadian asfiksia neonatorum
Kata kunci: Asfiksia Neonatorum, Preeklamsia

Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Maternitas
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek
Depositing User: Musriyatun Musriyatun Musriyatun
Date Deposited: 0001
Last Modified: 09 Sep 2026 01:46
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2694

Actions (login required)

View Item
View Item