Septiawan, Risqi (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN CVA INFARK DI RUANG UNIT STROKE RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
COVER.pdf
Download (972kB)
BAB I.pdf
Download (593kB)
BAB II.pdf
Download (893kB)
BAB III.pdf
Download (388kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (134kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (339kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Risqi Septiawan (2025). Asuhan Keperawatan Pada Klien CVA Infark di Ruang
Unit Stroke RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus,
Program Studi DIII Keperawatan Trenggalek, Jurusan Keperawatan, Politeknik
Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Mimik Christiani, S.ST., M.Kes
Cerebro Vascular Accident (CVA) merupakan kerusakan fungsi otak yang timbul
akibat berkurangnya aliran darah ke otak. Tujuan penelitian ini adalah untuk
memberikan asuhan keperawatan pada klien dengan CVA Infark yang mengalami
kelemahan ekstremitas sehingga tidak bisa melakukan perawatan diri di Ruang Unit
Stroke RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Rancangan penelitian menggunakan
deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini
adalah klien yang mengalami CVA infark kesadaran composmentis dengan masalah
keperawatan Defisit Perawatan Diri tanpa penyakit penyerta lainnya. Analisa
dilakukan dengan cara membandingkan antara teori dan fakta. Dari hasil penelitian
didapatkan kesenjangan teori dan fakta yaitu pola nutrisi dan cairan, pola kognitif
dan sensori presepsi, keadaan umum, pemeriksaan fisik meliputi (mata, hidung,
telinga, mulut, auskultasi pada bagian dada/thorak, abdomen), pada syaraf kranial
meliputi (optikus, okulomotorius, troklearis, trigeminus, abdusen, fasialis,
glosofaringikus, vagus, hipoglosus). Masalah keperawatan yang muncul yaitu
Perfusi jaringan serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi, Defisit
perawatan diri berhubungan dengan kelemahan neuromuskular. Intervensi disusun
berdasarkan teori-teori dari kepustakaan yang ada dan mengacu pada standar
operasional prosedur yang ada di rumah sakit. Implementasi keperawatan
menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi klien. Tahap evaluasi menggunakan
catatan perkembangan SOAP untuk memudahkan memantau perkembangan klien.
Selama dilakukan evaluasi tiga hari, kondisi klien mulai ada perubahan, meskipun
belum mencapai hasil maksimal dengan kriteria hasil masalah teratasi sebagian.
Peneliti menyimpulkan bahwa klien stroke harus menerapkan pola hidup sehat, dan
memerlukan perawatan khusus demi terciptanya kesembuhan secara optimal.
Kata kunci : CVA Infark, Defisit Perawatan Diri, Asuhan Keperawatan
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 05:09 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 05:09 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2667 |
