BESAR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERDASARKAN GESTATIONAL WEIGHT GAIN DI PUSKESMAS LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER

PUTRI, Djeshica Amanda (2026) BESAR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERDASARKAN GESTATIONAL WEIGHT GAIN DI PUSKESMAS LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-1-14.pdf

Download (755kB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-15-24.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-25-75.pdf

Download (451kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-76-89.pdf

Download (272kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-90-102.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (235kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-103-105.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-106-108.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
SKRIPSI CETAK PERPUS (DJESHICA)-109-136.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Kehamilan, Preeklampsia, Gestational Weight Gain

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal dengan kejadian yang tinggi. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah Gestational Weight Gain (GWG), di mana kenaikan berat badan yang tidak sesuai selama kehamilan dapat berperan dalam terjadinya preeklampsia. Penelitian ini bertujuan menganalisis besar risiko kejadian preeklampsia berdasarkan GWG di Puskesmas Ledokombo, Kabupaten Jember. Metode : Penelitian analitik observasional dengan pendekatan case-control retrospective pada 140 ibu bersalin yang dipilih menggunakan simple random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari register VK dan kohort, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil: Kejadian preeklampsia sebesar 32,9%, dengan sebagian besar responden memiliki Gestational Weight Gain tidak sesuai (52,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara GWG dan kejadian preeklampsia (p < 0,05). Ibu dengan GWG tidak sesuai memiliki risiko 3,99 kali lebih besar mengalami preeklampsia dibanding GWG sesuai (OR=3,99; 95% CI=1,84–8,67). Analisis lanjutan menunjukkan bahwa GWG kurang memiliki risiko 1,57 kali lebih besar mengalami preeklampsia (OR=1,57; 95% CI=0,614,01), sedangkan GWG berlebih memiliki risiko 30 kali lebih besar dibandingkan GWG sesuai. Kejadian preeklampsia juga lebih banyak ditemukan pada ibu dengan kombinasi IMT tidak ideal dan GWG tidak sesuai, terutama pada kelompok IMT berlebih dengan GWG berlebih. Diskusi: Ketidaksesuaian kenaikan berat badan selama kehamilan berhubungan dengan peningkatan risiko preeklampsia, terutama pada kelompok GWG berlebih yang berkaitan dengan inflamasi sistemik, resistensi insulin, stres oksidatif, dan disfungsi endotel. Selain itu, pengaruh GWG terhadap kejadian preeklampsia turut dipengaruhi oleh status IMT. Kombinasi IMT tidak ideal dan GWG tidak sesuai menunjukkan risiko preeklampsia yang lebih besar, sehingga IMT dapat turut memperkuat besar risiko kejadian preeklampsia berdasarkan GWG. Oleh karena itu, pencegahan preeklampsia perlu dilakukan melalui pengendalian status gizi sebelum kehamilan dan pemantauan kenaikan berat badan selama kehamilan sesuai rekomendasi.

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.)
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Last Modified: 02 Sep 2026 04:05
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2573

Actions (login required)

View Item
View Item