PENGARUH INHALASI AROMATERAPI LEMON TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUHJARAK KABUPATEN KEDIRI

Novika, Erlin Fitria (2026) PENGARUH INHALASI AROMATERAPI LEMON TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUHJARAK KABUPATEN KEDIRI. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of BAB I ERLIN.pdf] Text
BAB I ERLIN.pdf

Download (109kB)
[thumbnail of BAB II ERLIN.pdf] Text
BAB II ERLIN.pdf

Download (383kB)
[thumbnail of BAB III ERLIN.pdf] Text
BAB III ERLIN.pdf

Download (261kB)
[thumbnail of BAB IV ERLIN.pdf] Text
BAB IV ERLIN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (170kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V ERLIN.pdf] Text
BAB V ERLIN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (87kB) | Request a copy

Abstract

Erlin Fitria Novika. 2026. Pengaruh Inhalasi Aromaterapi Lemon Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Puhjarak Kabupaten Kediri. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Dr. Lumastari Ajeng Wijayanti, S.Kp., M.Kes., Sp.Mat, Rahajeng Siti Nur Rahmawati, M.Keb, Eny Sendra. S.Kep. Ns,. M.Kes
Pendahuluan: Mual muntah (emesis gravidarum) merupakan ketidaknyamanan tersering pada kehamilan trimester I, dengan prevalensi 50-80%. Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat peningkatan kasus muntah terus-menerus di Jawa Timur dari 0,8% (2018) menjadi 6,2% (2023), sedangkan Puskesmas Puhjarak menempati posisi tertinggi kasus hiperemesis gravidarum di Kabupaten Kediri (43 kasus, 2024). Penanganan farmakologis berisiko menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif non-farmakologis yang aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inhalasi aromaterapi lemon terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen One-Group Pretest-Posttest. Sebanyak 33 ibu hamil
trimester I dipilih melalui simple random sampling. Tingkat mual muntah diukur menggunakan kuesioner PUQE-24 sebelum dan sesudah inhalasi aromaterapi lemon selama 6 hari berturut-turut. Hasil: Sebelum intervensi, 78,8% responden mengalami
mual muntah kategori sedang dan 21,2% ringan. Setelah intervensi, kategori ringan meningkat menjadi 54,5% dan kategori sedang menurun menjadi 45,5%. Analisis: Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat penurunan mual muntah yang bermakna secara statistik setelah pemberian inhalasi aro-
materapi lemon. Diskusi: Kandungan limonene, linalil asetat, dan terpineol dalam aromaterapi lemon merangsang pelepasan serotonin dan endorfin melalui jalur olfaktori-limbik sehingga menimbulkan efek antiemetik. Aromaterapi lemon direkomendasikan sebagai terapi komplementer dalam pelayanan antenatal care.
Kata Kunci: aromaterapi lemon, mual muntah, ibu hamil trimester I, inhalasi

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Komplementer
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri (Str.)
Depositing User: Mashadi Ali Masiati
Date Deposited: 09 Sep 2026 12:54
Last Modified: 09 Sep 2026 02:12
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2489

Actions (login required)

View Item
View Item