PENGARUH KONSELING KB MENGGUNAKAN MEDIA ABPK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN CALON AKSEPTOR KB

Nawangsari, Elliza Natania (2026) PENGARUH KONSELING KB MENGGUNAKAN MEDIA ABPK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN CALON AKSEPTOR KB. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (324kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (720kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (502kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (354kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB) | Request a copy

Abstract

Elliza Natania Nawangsari, 2025. Pengaruh Konseling KB Menggunakan Media ABPK
Terhadap Tingkat Pengetahuan Calon Akseptor KB. Skripsi. Program Studi Sarjana
Terapan Kebidanan Kediri. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing
Utama: Koekoeh Hardjito
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia.
Upaya dalam menanggulangi pertumbuhan penduduk, pemerintah menggalakkan program
Keluarga Berencana (KB). Menurut BKKBN, peserta KB aktif diantara Pasangan Usia Subur
tahun 2021 sebesar 57,4%. Penggunaan jenis alat kontrasepsi pada tahun 2020 menunjukkan
sebagian besar akseptor KB memilih alat kontrasepsi non MKJP. Konseling dapat mempengaruhi
keberhasilan KB. Konseling ABPK merupakan proses pemberian informasi yang dibutuhkan
sehingga klien memahami dan dapat menerapkan sesuai situasi dan kondisi. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui pengaruh konseling KB menggunakan media ABPK terhadap tingkat
pengetahuan calon akseptor KB. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan
Pre-Eksperimental Design dengan rancangan one group pretest-posttest design menggunakan satu
kelompok subjek serta pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Jumlah sampel
yang digunakan dalam penelitian ini yakni sebanyak 33 ibu hamil primigravida. Analisis data

menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan p-value Test menunjukkan p-
value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada tingkat pengetahuan

calon akseptor KB sebelum dan sesudah intervensi konseling menggunakan media ABPK. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi konseling KB menggunakan media ABPK pada calon
akseptor KB sangat penting dilakukan karena dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran
sejak dini terhadap penggunaan alat kontrasepsi.
Kata Kunci : Keluarga Berencana, Media ABPK, Konseling

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri (Str.)
Depositing User: Mashadi Ali Masiati
Date Deposited: 09 Sep 2026 02:41
Last Modified: 09 Sep 2026 02:41
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2476

Actions (login required)

View Item
View Item