Pengaruh Terapi Gerak ROM dan Kruk Bantu Jalan DalamPeningkatan Mobilitas Fisik Pasien Post Operasi Fraktur Ekstermitas Bawah

Monica, Aura Putri (2025) Pengaruh Terapi Gerak ROM dan Kruk Bantu Jalan DalamPeningkatan Mobilitas Fisik Pasien Post Operasi Fraktur Ekstermitas Bawah. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf - Other

Download (126kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Other

Download (180kB)
[thumbnail of BAB 2-2.pdf] Text
BAB 2-2.pdf - Other

Download (793kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Other

Download (247kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (446kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf - Other

Download (132kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf - Bibliography

Download (176kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)
[thumbnail of manuskrip aura putri.pdf] Text
manuskrip aura putri.pdf

Download (311kB)

Kata Kunci

Keperawatan, Gangguan mobilitas fisik. Fraktur

Abstract

Operasi adalah tindakan medis yang dilakukan untuk mengembalikan bentuk dan fungsi suatu organ tubuh yang mengalami gangguan. Salah satu tindakan operasi adalah operasi fraktur yang bertujuan untuk mengembalikan bentuk dan fungsi tulang yang patah karena berbagai sebab. Tujuan penelitian memberikan Asuhan Keperawatan Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Di Ruang Flamboyan RSUD Dr. Harjono Ponorogo.Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi kasus. Partisipan Tn.E 29 tahun dengan diagnosa medis fraktur femur.Teknik pengumpulan data menggunakan metode studi kasus,wawancara dan observasi kekuatan otot,observasi kekuatan anggota gerak,observasi pergerakan ektermitas,observasi nyeri dan nilai ROM dan studi dokumnetasi.Dari pengkajian didapatkan kekuatan otot pada hari pertama pasien memiliki kekuatan otot dengan derajat 2 dan di dapatkan hasil kekuatan anggota gerak bawah dengan nilai 3,sehingga ditegakkannya diagnosa keperawatan Gangngguan Mobilitas Fisik.Intervensi yang di berikan yairu pemberian terapi gerak ROM,ambulasi dini,dan penggunan alat bantu jalan kruk.Sehingga diberikan implementasi latihan gerak ROM selama 7 hari dengan durasi terapi ROM 15-20 menit dilakukan 2 kali dalam sehari,ambulasi dini yang dilakukan pada hari pertama,dan penggunaan alat bantu jalan yang di lakukan mulai hari ke 3 hingga hari ke tujuh . Evaluasi didapatkan peningkatan pada hari kedua dari derajat 2 ke derajat 3,dan tercapai nilai normal pada hari kelima dari derajat 4 ke derajat 5. Peningkatan nilai ROM hip tercapai nilai normal pada hari keempat, knee pada hari keenam, dan ankle pada hari ketujuh.Kekuatan anggota gerak pada pengkajian hari pertama didapatkan nilai 3 dan dengan nilai skore akhir 14 dihari ketujuh.Pergerakan ektermitas pada hari pertama di dapatkan hasil 2 dan dan dengan hasil akhir 9 dihari ketujuh. Dari studi kasus yang telah di jalankan peneliti didapatkan hasil bahwa terapi ROM,ambulasi dini,dan penggunaan alat bantu jalan pada pasien fraktur dapat meningkatkan mobilitas fisik dan meningkatkan kekuatan otot pasien post op fraktur.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:00
Last Modified: 02 Sep 2026 03:49
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2441

Actions (login required)

View Item
View Item