PERBEDAAN TINGKAT NYERI HAID (DISMENORE) SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TERAPI MUSIK KLASIK PADA REMAJA PUTRI DI POLTEKKES KEMENKES MALANG KAMPUS 4

Ula, Durrin Nudzuril (2026) PERBEDAAN TINGKAT NYERI HAID (DISMENORE) SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TERAPI MUSIK KLASIK PADA REMAJA PUTRI DI POLTEKKES KEMENKES MALANG KAMPUS 4. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (570kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (605kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (375kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (156kB) | Request a copy

Abstract

Ula, Durrin Nudzuril 2026. Perbedaan Tingkat Nyeri Haid (Dismenore)Sebelum dan Sesudah Diberikan Terapi Musik Klasik Pada Remaja Putri Di Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 4. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Ira Titisari, S.Si.T, M.Kes

Latar Belakang: Dismenore (nyeri haid) akibat pelepasan prostaglandin berlebih sering mengganggu aktivitas remaja putri. Terapi musik klasik dapat menjadi teknik distraksi non-farmakologis untuk menurunkan skala nyeri tersebut. Tujuan: Mengetahui perbedaan tingkat dismenore sebelum dan sesudah intervensi terapi musik klasik di Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 4. Metode: Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel dipilih menggunakan simple random sampling sebanyak 36 mahasiswa tingkat 4. Intervensi berupa mendengarkan musik klasik selama 30 menit melalui headphone. Skala nyeri diukur dengan skala WaLIDD, lalu data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test (α = 0,05). Hasil: Mayoritas responden mengalami penurunan tingkat dismenore setelah intervensi. Hasil uji bivariat menunjukkan nilai p-value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada tingkat dismenore sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan dan Diskusi: Terapi musik klasik efektif mengurangi dismenore pada remaja putri. Musik tenang berfungsi sebagai media distraksi yang
merangsang endorfin dan merelaksasi otot uterus, sehingga dapat menjadi alternatif penanganan mandiri.
Kata Kunci: Dismenore, Remaja Putri, Terapi Musik Klasik, Skala WaLIDD, Wilcoxon Signed Rank Test.

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Komplementer
Depositing User: Mashadi Ali Masiati
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_46' not defined] 0009
Last Modified: 09 Sep 2026 04:11
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2422

Actions (login required)

View Item
View Item