PUSPITA, INE SINTIA DILA (2026) PENGARUH TERAPI NAPAS DALAM DAN AFIRMASI POSITIF TERHADAP KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRE-OPERASI DI RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (42kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN_KEASLIAN_.pdf
Download (25kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (59kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN_.pdf
Download (89kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (59kB)
9. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (61kB)
11. BAB I.pdf
Download (98kB)
12. BAB II.pdf
Download (284kB)
13. BAB III.pdf
Download (218kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (194kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (13kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (133kB)
Kata Kunci
Abstract
Pendahuluan: Pasien yang akan menjalani tindakan operasi sering mengalami kecemasan yang dapat mengaktivasi sistem saraf simpatis sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah. Kondisi ini berisiko menimbulkan penundaan operasi dan meningkatkan komplikasi intraoperatif maupun pascaoperatif. Data di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar menunjukkan adanya penundaan tindakan bedah akibat tekanan darah yang tidak stabil yang dipicu oleh kecemasan. Terapi napas dalam dan afirmasi positif merupakan intervensi nonfarmakologis yang berpotensi menurunkan kecemasan serta membantu menstabilkan tekanan darah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan praeksperimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah pasien preoperasi di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner State-Trait Anxiety Inventory (STAI), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan setelah diberikan terapi napas dalam dan afirmasi positif. Tekanan darah sistolik dan diastolik juga mengalami penurunan setelah intervensi. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara nilai sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05). Pembahasan: Terapi napas dalam dan afirmasi positif efektif dalam menurunkan kecemasan serta membantu menstabilkan tekanan darah pada pasien pre-operasi. Intervensi ini sederhana, mudah diterapkan, dan dapat diintegrasikan dalam asuhan keperawatan pre-operatif untuk meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis pasien sebelum pembedahan.
Kata kunci: napas dalam, afirmasi positif, kecemasan, tekanan darah, pre-operasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Terapi Komplementer Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 08:48 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 08:48 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2354 |
