IZZATI, Diva Amanina (2026) Hubungan Preeklamsia dengan Kejadian Ketuban Mekonial di RSD Kalisat. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover.pdf
Download (595kB)
Bab 1 Pendahuluan.pdf
Download (200kB)
Bab 2 Tinjauan Pustaka.pdf
Download (455kB)
bab 3 Metode Penelitian.pdf
Download (284kB)
Bab 4 Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB) | Request a copy
bab 5 Penutup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB) | Request a copy
Daftar Pustaka.pdf
Download (119kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang dapat menyebabkan gangguan perfusi uteroplasenta sehingga berpotensi menimbulkan hipoksia janin dan pengeluaran mekonium ke dalam cairan ketuban. Ketuban mekonial dapat meningkatkan risiko asfiksia dan sindrom aspirasi mekonium pada bayi baru lahir. RSD Kalisat dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan rumah sakit rujukan obstetri dengan jumlah kasus preeklamsia yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan preeklamsia dengan kejadian ketuban mekonial di RSD Kalisat Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin dengan preeklamsia di RSD Kalisat sebanyak 321 responden. Sampel berjumlah 178 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen adalah preeklamsia yang diklasifikasikan menjadi preeklamsia dan preeklamsia berat (PEB), sedangkan variabel dependen adalah kejadian ketuban mekonial. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 108 responden (60,7%) mengalami preeklamsia dan 70 responden (39,3%) mengalami PEB. Ketuban mekonial ditemukan pada 100 responden (56,2%), sedangkan 78 responden (43,8%) memiliki air ketuban jernih. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,304 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang bermakna antara preeklamsia dengan kejadian ketuban mekonial. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara preeklamsia dengan kejadian ketuban mekonial di RSD Kalisat Kabupaten Jember. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan deteksi dini dan penatalaksanaan preeklamsia, memahami tanda fisik preeklamsia, memberikan edukasi yang tepat kepada ibu hamil, serta melakukan pemantauan kesejahteraan janin secara optimal selama kehamilan dan persalinan.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Persalinan |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:22 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2280 |
