SHOLEHA, MUTZAMMILATUS (2026) PEMBERIAN INHALASI UAP AIR HANGAT DENGAN MINYAK KAYU PUTIH UNTUK MENGATASI BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUANG ARIMBI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI. Karya Tulis Ilmiah thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (120kB)
4. LEMBAR ORISINALITAS.pdf
Download (183kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (180kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (204kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (226kB)
9. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (267kB)
11. BAB 1.pdf
Download (221kB)
12. BAB 2.pdf
Download (434kB)
13. BAB 3.pdf
Download (195kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (486kB) | Request a copy
15. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (197kB) | Request a copy
16. BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (185kB) | Request a copy
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (206kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Peningkatan produksi sekret pada pasien anak dengan bronkopneumonia merupakan penyebab infeksi saluran pernafasan yang menyebabkan proses pernafasan dan pertukaran oksigen. Salah satu Tindakan nonfarmakologis yang dapat membantu mengencerkan pengeluaran sekret Adalah inhalasi uap air hangat dengan minyak kayu putih. Tujuan: Melakukan asuhan keperawatan pada pasien anak dengan bronkopneumonia yang mengalami masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif melalui penerapan inhalasi uap air hangat dengan minyak kayu putih di Ruang Arimbi RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah satu pasien anak usia 6 tahun dengan diagnosis medis bronkopneumonia. Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari (20–22 Mei 2026) melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Keberhasilanintervensi keperawatan terhadap berishan jalan napas tidak efektif diukur Berdasarkan SLKI yang di validasikan dengan pemeriksaan fisik. Hasil: Setelah dilakukan intervensi keperawatan berupa inhalasi uap air hangat dengan minyak kayu putih, yang dibuktikan dengan sesuai data objektif perbaikan bersihan jalan napas yang ditandai dengan berkurangnya batuk, sputum lebih mudah dikeluarkan, ronki berkurang, dan frekuensi napas menurun dari 37 x/menit menjadi 34 x/menit. Kesimpulan: Penerapan inhalasi uap air hangat dengan minyak kayu putih membantu mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif pada anak dengan bronkopneumonia.
Kata kunci: bronkopneumonia, inhalasi uap air hangat, minyak kayu putih, bersihan jalan napas tidak efektif, anak
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Anak |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | Aug 0006 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:04 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2240 |
