GAMBARAN RISIKO GANGGUAN MUSKULOSKELETAL BERDASARKAN SKALA NORDIC BODY MAP DALAM MELAKUKAN TINDAKAN MEMASANG INFUS DAN MEMINDAHKAN PASIEN

Prakoso, Eksan Duta (2024) GAMBARAN RISIKO GANGGUAN MUSKULOSKELETAL BERDASARKAN SKALA NORDIC BODY MAP DALAM MELAKUKAN TINDAKAN MEMASANG INFUS DAN MEMINDAHKAN PASIEN. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (433kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (433kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (48kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (576kB) | Request a copy

Kata Kunci

gangguan muskuloskeletal, NBM (nordic body map), Ergonomi

Abstract

2024 GADAR

Gangguan muskuloskeletal adalah masalah yang terkait dengan otot, tulang, dan sendi dalam tubuh kita. Kondisi ini dapat membuat gerakan menjadi sulit dan menyebabkan ketidaknyamanan. Risiko gangguan muskuloskeletal dapat meningkat pada perawat yang melakukan aktivitas fisik secara berulang atau dalam posisi yang tidak ergonomis. Faktor-faktor seperti beban kerja, postur tubuh yang tidak benar, dan gerakan yang monoton dapat berkontribusi pada risiko ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko gangguan muskuloskeletal perawat pada saat memasang infus dan memindahkan pasien.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan populasi
perawat IGD RSUD dr. Soedono Madiun sebanyak 28 perawat. Dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 yang di ambil dengan teknik purposive sampling. pengambilan data dilakukan pada 25 April - 14 Mei 2024 dan penelitian ini menggunakan kuesioner NBM (Nordic Body Map). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko gangguan muskuloskeletal pada
perawat saat pemasangan infus mayoritas 92% (23 responden) adalah rendah tidak ada yang beresiko tinggi. Sedangkan keluhan yang banyak dirasakan saat pemasangan infus pada area pinggang & punggung. Risiko gangguan muskuloskeletal pada perawat saat memindahkan pasien mayoritas 92% (23 responden) adalah rendah tidak ada yang beresiko tinggi. Sedangkan keluhan yang banyak dirasakan saat memindahkan pasien pada area pinggang & bahu
kanan.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 17 Mar 2026
Last Modified: 17 Mar 2026 07:01
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/224

Actions (login required)

View Item
View Item