Alfarizi, Aulia Fahmi (2026) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFIKASI DIRI PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS BERDASARKAN TEORI BANDURA DI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
COVER LUAR.pdf
Download (11kB)
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf
Download (212kB)
HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING.pdf
Download (217kB)
HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI.pdf
Download (366kB)
ABSTRAK.pdf
Download (10kB)
ABSTRAC.pdf
Download (120kB)
BAB I.pdf
Download (79kB)
BAB II.pdf
Download (162kB)
BAB III.pdf
Download (262kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (159kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (12kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (138kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Pasien hemodialisis dihadapkan pada berbagai tantangan, baik fisik maupun emosional. Efikasi diri berperan penting dalam menentukan keberhasilan pasien menjalani pengobatan karena berkaitan dengan keyakinan diri dalam menghadapi tantangan pengobatan. Efikasi diri yang rendah dapat
mengakibatkan manajemen penyakit yang lebih buruk dan kepatuhan pasien terhadap terapi yang lebih rendah. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan analisis bivariat korelasi Spearman Rank dengan sampel 100 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil dari analisis data pada penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara faktor pengalaman diri sendiri dan efikasi diri dengan pvalue 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0,701. Faktor pengamatan terhadap orang lain dengan efikasi diri menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai
p-value 0,000 dan koefisien korelasi 0.661. Faktor persuasi verbal dengan efikasi diri menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai p-value 0,000 dan koefisien korelasi 0,683. Faktor kondisi emosional dan fisik dengan efikasi diri menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai p-value 0,000 dan koefisien korelasi 0,689. Diskusi: Faktor pengalaman diri sendiri menjadi faktor terkuat karena memiliki pengaruh paling mendasar yang menghasilkan pembelajaran empiris yang konkret, bukan sekadar pengamatan atau persuasi dari pihak lain. Ketika individu berhasil menyelesaikan tugas atau menghadapi tantangan melalui upaya sendiri, akan terbentuk keyakinan bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk mengatasi tantangan tersebut. Keberhasilan yang dialami juga menimbulkan perasaan positif, kepuasan, serta keyakinan bahwa pencapaian tersebut merupakan
hasil dari usaha yang telah dilakukan.
Kata kunci: Efikasi diri, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Penyakit Tidak Menular |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | Mar 0008 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 07:14 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2144 |
