PENGARUH KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU DI PUSKESMAS AJUNG JEMBER

PUTRI, Agit Miranda (2026) PENGARUH KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU DI PUSKESMAS AJUNG JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
Bab 1.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
Bab 2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
Bab 3.pdf

Download (390kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (426kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (310kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Gula Darah Sewaktu, Ibu Hamil Trimester III, Kenaikan Berat Badan

Abstract

Latar Belakang: Kenaikan berat badan ibu hamil trimester III yang melebihi rekomendasi Institute of Medicine (IOM) berpotensi meningkatkan resistensi insulin dan kadar gula darah sewaktu (GDS). Secara global, 16,7% kelahiran hidup dipengaruhi hiperglikemia dalam kehamilan. Puskesmas Ajung memiliki prevalensi obesitas ibu hamil tertinggi di Kabupaten Jember (12,58%), sedangkan informasi mengenai pengaruh kenaikan berat badan terhadap GDS masih terbatas. Metode: Desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 166 ibu hamil trimester III, sampel 117 orang usia kehamilan 36–37 minggu dipilih menggunakan incidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan pemeriksaan GDS menggunakan glukometer EasyTouch, dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil: Rata-rata kenaikan berat badan ibu hamil sebesar 11,58 ± 3,81 kg dan rata-rata kadar gula darah sewaktu sebesar 104,67 ± 12,05 mg/dL. Seluruh responden memiliki kadar gula darah sewaktu dalam kategori normal. Kenaikan berat badan berpengaruh signifikan terhadap kadar gula darah sewaktu (p < 0,001; r = 0,502; R² = 0,252). Persamaan regresi Y = 86,280 + 1,588X menunjukkan bahwa setiap kenaikan berat badan 1 kg diikuti peningkatan kadar gula darah sewaktu sebesar 1,588 mg/dL. Kesimpulan: Kenaikan berat badan ibu hamil trimester III berpengaruh signifikan terhadap kadar GDS di Puskesmas Ajung Jember, meskipun seluruh responden masih memiliki GDS normal. Saran: Tenaga kesehatan memantau kenaikan berat badan setiap ANC (≤0,5 kg/minggu), melakukan pre-skrining GDS minimal satu kali pada trimester III, serta memberikan KIE pembatasan gula, karbohidrat, minuman manis, dan olahraga ringan 30 menit 3–5 kali per minggu.

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.)
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 03 Aug 0008
Last Modified: 03 Aug 2026 18:09
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2142

Actions (login required)

View Item
View Item