ROCHMAH, NAZILATUR (2023) ANALISIS KETEPATAN KODEFIKASI PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI RSI MASYITHOH BANGIL. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRAK.pdf
Download (54kB)
BAB I.pdf
Download (126kB)
BAB II.pdf
Download (186kB)
BAB III.pdf
Download (187kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (318kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (49kB) | Request a copy
COVER.pdf
Download (73kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (75kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (175kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (150kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (569kB)
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (4MB)
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (4MB)
Kata Kunci
Abstract
Nama Program Studi Judul : Nazilatur Rochmah : D-3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan : Analisis Ketepatan Kodefikasi Penyakit Mellitus di RSI Masyithoh Diabetes Salah satu kompetensi seorang perekam medis adalah klasifikasi dan kodifikasi penyakit, masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis. Petugas koding mempunyai peranan penting dalam menentukan kode penyakit dengan tepat sesuai dengan klasifikasi ICD-10. Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik karena insulin yang diproduksi pankreas kurang, sehingga terjadi ketidakseimbangan gula dalam darah yaitu peningkatan kosentrasi kadar gula darah. Dalam pengodean penyakit diabetes mellitus di RSI Masyithoh Bangil masih ditemukan ketidaktepatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi persentase ketepatan kodefikasi penyakit diabetes mellitus dan mengidentifikasi faktor penyebab ketidaktepatan kodefikasi penyakit diabetes mellitus di RSI Masyithoh Bangil. Metode penelitian yang digunakan yaitu mix methode (metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif). Metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, sedangkan metode kualitatif berupa observasi dan wawancara. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 82 rekam medis pasien rawat inap kasus diabetes mellitus dan jumlah informan sebanyak 2 orang. Hasil penelitian terhadap rekam medis kasus diabetes mellitus didapatkan bahwa 41% kode tepat (34 rekam medis) dan 59% kode yang tidak tepat (48 rekam medis). Hasil analisis mengenai faktor penyebab ketidaktepatan kodefikasi penyakit diabetes mellitus yaitu pengetahuan petugas koding kurang (kurangnya pelatihan, kesalahan dalam pemilihan blok kode serta karakter keempat), SOP terlaksana namun kurang maksimal, penulisan diagnosis diabetes mellitus oleh dokter kurang spesifik.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Rekam Medis dan Informasi Kesehatan > Coding |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 46 Jun 2026 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 10:02 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1958 |
