MURSIDAYANI, SITI A’IMATUL (2023) PENGARUH EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP ASUPAN NATRIUM DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU DESA TUMPANG KABUPATEN MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
3. COVER DALAM.pdf
Download (561kB)
4. SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (294kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (352kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (292kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (286kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (270kB)
9. ABSTRACT INGGRIS.pdf
Download (378kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (186kB)
11. BAB I.pdf
Download (298kB)
12. BAB II.pdf
Download (546kB)
13. BAB III.pdf
Download (461kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (584kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (179kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (507kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Penyakit tidak menular yang paling banyak diderita oleh kelompok lansia adalah hipertensi. Berdasarkan data Balitbangkes 2018 prevalensi penderita hipertensi di Kabupaten Malang lebih tinggi 2,89%. Salah satu penyebab hipertensi yaitu konsumsi natrium yang berlebih. Pemberian edukasi gizi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku lansia dan keluarga dalam mengonsumsi natrium di kehidupan sehari-hari. Leaflet digunakan sebagai media edukasi gizi karena memiliki kelebihan materi dapat dipelajari secara berulang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain one-group pretest-postest design. Intervensi diberikan kepada lansia hipertesi secara door-to-door. Besar sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik non probability sampling yaitu sampling purposif. Sampel diambil di Posyandu Tumpang 1 dan Tumpang 3 dengan total 30 lansia. Dilakukan food recall 3x24 jam dan pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi. Hasil: Lansia hipertensi sebagian besar wanita dengan kategori usia lanjut dan status gizi tidak normal. Sebagian besar menderita hipertensi 1-5 tahun. Asupan natrium dan tekanan darah menurun setelah diberikan edukasi gizi. Kesimpulan: Edukasi gizi dengan media leaflet menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap asupan natrium dan tekanan darah lansia hipertensi. Saran: Sebaiknya ditentukan batas usia dan derajat hipertensi pada kriteria inklusi, meneliti kepatuhan obat, membentuk kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, dan menggunakan metode food record sebagai pendamping food recall.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 05:14 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 02:29 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1772 |
