KALIM, MAHARANI (2023) DEKAFEINASI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) METODE ENZIMATIS (Papain) DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KELOR (Moringa oleifera) PADA PENGOLAHAN D-MORISTA SEBAGAI PRODUK ALTERNATIF BAGI PENDERITA HIPERTENSI. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRAK Bahasa Indonesia.pdf
Download (52kB)
ABSTRAK Bahasa Inggris.pdf
Download (32kB)
BAB 1.pdf
Download (138kB)
BAB 2.pdf
Download (482kB)
BAB 3.pdf
Download (382kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (621kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (35kB) | Request a copy
Cover Dalam.pdf
Download (204kB)
Cover Luar.pdf
Download (59kB)
Daftar Isi.pdf
Download (121kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (140kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (82kB)
Lampiran.pdf
Download (3MB)
Lembar Orisinalitas.pdf
Download (43kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (455kB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (195kB)
Kata Kunci
Abstract
MAHARANI KALIM. 2023. Dekafeinasi Kopi Robusta (Coffea canephora) Metode Enzimatis (Papain) Dengan Penambahan Bubuk Kelor (Moringa oleifera) Pada Pengolahan D-MORISTA Sebagai Produk Alternatif Bagi Penderita Hipertensi. Pembimbing: Theresia Puspita dan I Komang Suwita Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat juga menjadi penyebab kematian nomor satu didunia. Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi (Kemenkes, 2019). Salah satu faktor resiko penyebab hipertensi adalah konsumsi kafein yang berasal dari kopi. Masyarakat Indonesia dan kopi adalah satu kesatuan budaya yang sulit dipisahkan, sehingga diperlukan alternatif produk yang aman dikonsumsi masyarakat khususnya penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dekafeinasi kopi robusta (Coffea canephora) metode enzimatis (Papain) dengan penambahan bubuk kelor (Moringa oleifera) pada pegolahan D-MORISTA sebagai produk alternatif bagi penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga taraf perlakuan dan Sembilan kali percobaan. Taraf perlakuan dengan proporsi kopi robusta bubuk dekafeinasi : bubuk kelor, P1 (50:50), P2 (60:40), dan P3 (70:30). Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar kafein akibat proses dekafeinasi secara enzimatis, penambahan bubuk kelor memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar air, warna, aroma, rasa, dan aftertaste, namun memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap kekentalan D-MORISTA. Perhitungan taraf perlakuan terbaik didapatkan hasil pada P3 (70:30).
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 10:14 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 12:24 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1737 |
