AFIFAH, ZAHRA LAILATUL (2023) PREVALENSI UJI SARING IMLTD REAKTIF DI UNIT DONOR DARAH PMI KABUPATEN JEMBER PERIODE TAHUN 2021. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2.Cover Luar.pdf
Download (43kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (123kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (109kB)
5. lembar Persetujuan.pdf
Download (175kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (144kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (195kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (91kB)
9. Abstract Inggris.pdf
Download (92kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (178kB)
11. BAB I.pdf
Download (103kB)
12. BAB II.pdf
Download (530kB)
13. BAB III.pdf
Download (389kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (127kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (90kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (254kB)
17. Lampiran.pdf
Download (462kB)
Kata Kunci
Abstract
Zahra Lailatul Afifah (2023). Prevalensi Uji Saring IMLTD Reaktif Di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Jember periode tahun 2021. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif. Program studi D-III Teknologi Bank Darah. Jurusan Analisis Farmasi dan Makanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dosen Pembimbing Ardi Panggayuh, S. Kp., M. Kes. Pemeriksaan uji saring Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) merupakan bagian penting dari proses penjaminan bahwa tingkat keamanan dan kualitas produk darah yang baik. Uji saring IMLTD dilakukan dengan berbagai metode yang telah distrandarisasi dan direkomendasikan. Metode rapid test, Enzyme Immuno Assay (EIA), Chemiluminescence Immuno Assay (CLIA) merupakan deteksi uji saring IMLTD terhadap antibodi dan atau antigen, sedangkan terhadap materi genetik virus menggunakan metode berupa Nucleic Acid Amplification Test (NAT). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi reaktif 4 parameter uji saring IMLTD pada unit donor darah PMI Kabupaten Jember. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pendonor yang berhasil melakukan pengambilan darah dan melanjutkan pada pemeriksaan uji saring IMLTD periode tahun 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Teknik analisa data yang digunakan adalah persentase dan prevalensi. Hasil penelitian didapatkan prevalensi terhadap uji saring IMLTD reaktif di UDD PMI Kabupaten Jember periode tahun 2021 yaitu penyakit HBV 0,42%, HIV 0,26%, sifilis 0,17%, dan HCV 0,15%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prevalensi hasil uji saring IMLTD tertinggi ditemukan pada penyakit hepatitis B.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Analisis Farmasi dan Makanan (Anafarma) > Teknologi Bank Darah > Tranfusi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 07 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 12:23 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1667 |
