PENGALAMAN TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN KERJA PADA PETANI RT01/RW05 DESA BACEM KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR

Maulidaya, Sania Ulfa (2025) PENGALAMAN TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN KERJA PADA PETANI RT01/RW05 DESA BACEM KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (794kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (316kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

Kecelakaan Kerja, Pertanian, Pertolongan Pertama, Keselamatan Kerja

Abstract

2025 Keperawatan Gawat Darurat

Latar Belakang: Kecelakaan kerja dalam sektor pertanian sering terabaikan, padahal aktivitas pertanian memiliki risiko tinggi akibat penggunaan alat tajam dan kondisi kerja yang berat. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui jenis- jenis keelakaan kerja dan pengalaman tindakan pertolongan pertama kecelakaan kerja pada petani di RT01/RW05 Desa Bacem Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metodee deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 50 responden petani. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa kecelakaan kerja akibat alat pertanian (tersayat celurit, terkena cangkul, dan tertusuk benda tajam lainnya) menjadi jenis kecelakaan paling banyak (38,58%) dan disusul oleh kejadian tergelincir atau terjatuh sebanyak (37,79%) yang disebabkan oleh penggunaan alat yang terlalu tajam, kurang fokus, dan lengah serta tergesa- gesa, faktor lingkungan dan medan persawahan yang menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan kerja akibat tergelincir, mayoritas responden (52%) memiliki keterampilan pertolongan pertama pada kecelakaa kerja akibat alat pertanian “Kurang Sekali” dan (71%), “Kurang Sekali” pada jenis kecelakaan tergelincir. Diskusi: Penelitian ini menunjukkan bahwa masih kurangnya kesadaran, dan keterampilan petani tentang pertolongan pertama pada kecelakaan kerja Kesimpulan: Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk peningkatan edukasi dan pelatihan guna mendukung keselamatan kerja petani.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 05 Mar 2026 08
Last Modified: 03 Mar 2026 05:04
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/156

Actions (login required)

View Item
View Item