OKTAVIA, DEVI AYU (2024) EFEKTIVITAS ANTARA MENDENGARKAN SHALAWAT DENGAN RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI GENERAL ANASTESI DI RUMAH SAKIT KARSA HUSADA BATU. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (43kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (43kB)
4. Pernyataan Keaslian.pdf
Download (93kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (36kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (154kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (120kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (31kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (85kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (49kB)
11. BAB I.pdf
Download (113kB)
12. BAB II.pdf
Download (136kB)
13. BAB III.pdf
Download (190kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (251kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (37kB) | Request a copy
16. Daftar pustaka.pdf
Download (193kB)
17. Lampiran.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Efektivitas Antara Mendengarkan Shalawat Dengan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Kecemasan Pasien Pre Operasi General Anastesi Rumah Sakit Karsa Husada Batu. Devi Ayu Oktavia (2024) Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep.,Ners.,M.Kep, Pembimbing (Pendamping) Taufan Arif, S.Kep.,Ners.,M.Kep. Pasien pre operasi dengan kecemasan akan menyebabkan peningkatan frekuensi napas dan denyut jantung, yang berpotensi mengakibatkan pembatalan pelaksanaan operasi. Penanganan pasien cemas akan diberikan intervensi melalui teknik distraksi mendengarkan shalawat dan teknik relaksasi napas dalam yang diduga berpengaruh tetapi efektifitas antara keduanya belum bisa dibuktikan. Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas mendengarkan shalawat dibandingkan dengan teknik relaksasi napas dalam terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi general anastesi. Peneliti menggunakan metode Quasi Experimen Non-Equivalent Group Design Pre and Post Test dengan membagi 30 responden menjadi tiga kelompok, masing-masing terdiri atas 10 responden. Pengambilan responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, diikuti dengan penerapan teknik " purposive sampling". Uji yang digunakan meliputi uji normalitas shapiro-wilk dilanjutkan dengan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan setelah intervensi dengan mendengarkan shalawat berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol (p=0,000), dan juga berbeda secara signifikan dengan kelompok yang menggunakan teknik relaksasi napas dalam (p=0,002). Namun, perbedaan antara kelompok mendengarkan shalawat dan kelompok relaksasi napas dalam tidak signifikan secara statistik (p=0,705), meskipun tingkat kecemasan kelompok mendengarkan shalawat cenderung lebih tinggi. Relaksasi napas dalam meningkatkan ventilasi paru-paru dan oksigenasi darah dengan memengaruhi medulla oblongata yang mengatur sistem kardiovaskular dan Hypothalamus-Pituitary-Adrenal yang mengontrol respons neuendokrin. Mendengarkan shalawat melalui pendengaran merangsang defleksi sel-sel rambut di telinga, menurunkan kadar kortisol dan Adeno Cortico Tropin Hormone, serta menciptakan suasana hati yang tenang. Rekomendasi penelitian menerapkan teknik distraksi (mendengarkan shalawat dan relaksasi napas dalam) sebagai bagian dari manajemen kecemasan pre operasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Jiwa |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | ['lib/utils:month_short_22' not defined] 2026 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 02:18 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1272 |
