ASHILAH, JIHAN (2024) PENDEKATAN TEORI SOSIAL DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN MELALUI TERAPI BERCAKAP-CAKAP DI DESA BANTUR KABUPATEN MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (15kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (16kB)
4. Lembar Keaslian.pdf
Download (272kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (229kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (274kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (191kB)
8. Abstrak Indo.pdf
Download (87kB)
9. Abstrac Inggris.pdf
Download (176kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (94kB)
11. BAB I.pdf
Download (214kB)
12. BAB II.pdf
Download (319kB)
13. BAB III.pdf
Download (105kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (216kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (98kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (309kB)
17. Lampiran.pdf
Download (708kB)
Kata Kunci
Abstract
Pendekatan Teori Sosial Dalam Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Melalui Terapi Bercakap-Cakap Di Desa Bantur Kabupaten Malang. Jihan Ashilah (2024). Karya Ilmiah Akhir Ners. Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Utama Esti Widiani, S.Kep., Ns., M.Kep. Halusinasi merupakan gangguan persepsi, dimana terjadi pengalaman panca indera tanpa adanya rangsangan sensorik dari luar dan dalam, atau terdapat persepsi sensorik yang salah. Klien mengalami perubahan persepsi sensorik; sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, sentuhan atau penciuman. Halusinasi dipengaruhi oleh dua faktor: faktor predisposisi dan faktor presipitasi. Penulis tertarik untuk menerapkan pendekatan teori sosial melalui terapi bercakap-cakap pada pasien halusinasi pendengaran. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pendekatan teori sosial dalam asuhan keperawatan ganguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran melalui terapi bercakap-cakap dalam meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi. Karya ilmiah akhir ners ini menggunakan metode studi kasus dengan melatih bercakap-cakap. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, asuhan keperawatan, dokumentasi. Hasil evaluasi mendapatkan hasil positif, klien sudah jarang mendengar suara-suara bisikan yang mengganggu klien, sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan teori sosial dengan terapi bercakap-cakap dapat menurunkan tanda dan gekala pada pasien halusinasi, karena dengan melakukan terapi ini klien akan fokus pada upaya meningkatkan keterampilan hubungan sosialnya. Dengan melakukan terapi bercakap-cakap pasien juga dapat meningkatkan intensitas interaksi sosialnya, klien akan dapat memvalidasi persepsinya pada orang.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Jiwa |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 02 May 0006 03 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 02:03 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1249 |
