SULISTYONINGRUM, WAHYU (2024) HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN TANTRUM PADA ANAK DI POS PAUD MUTIARA BUNDA DAN PERMATA BUNDA KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (196kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (197kB)
4. Lembar Pernyataan.pdf
Download (151kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (106kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (167kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (286kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (488kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (268kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (240kB)
11. BAB I.pdf
Download (305kB)
12. BAB II.pdf
Download (522kB)
13. BAB III.pdf
Download (577kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (367kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (169kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (171kB)
17. Lampiran.pdf
Download (3MB)
Kata Kunci
Abstract
Sulistyoningrum, Wahyu, 2024. Hubungan Pola Asuh dengan Kejadian Tantrum pada Anak di Pos PAUD Mutiara Bunda dan Permata Bunda Kecamatan Sukun Kota Malang. Skripsi. Progam Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang. Pembimbing Utama: Rita Yulifah, S.Kp.,M.Kes. Pembimbing Pendamping: Endah Kamila Mas’udah, SST.,M.Keb. Tantrum merupakan perilaku destruktif yang dilakukan anak dalam mengekspresikan emosi, rasa frustasi, dan kecewa dikarenakan keinginannya tidak terpenuhi. Balita di Indonesia mengalami tantrum pada usia 1 tahun, namun 23% hingga 83% anak usia 2 sampai 4 tahun mengalami tantrum. Cara orang tua mendidik anak berperan besar dalam menimbulkan tantrum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan kejadian tantrum pada anak di Pos PAUD Mutiara Bunda dan Permata Bunda di kecamatan Sukun kota Malang. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak PAUD. Sampel yang digunakan 35 responden dengan menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner pola asuh dan perilaku tantrum pada anak. Hasil penelitian dianalisis dengan uji chi square dan dilanjutkan dengan fisher’s exact dengan hasil (ρ = 0,029 < 0,05) yang berarti ada hubungan antara pola asuh dengan kejadian tantrum pada anak. Hampir seluruhnya anak yang tidak tantrum mendapatkan pola asuh demokratis dan kombinasi (demokratis dan otoriter). Pemberian pola asuh yang sesuai dengan kondisi anak pada saat ini dapat mencegah terjadinya tantrum. Disarankan pada orang tua untuk memberikan pola asuh sesuai dengan kebutuhan anak yang dalam penelitian ini pola asuh demokratis menunjukan hasil emosional anak yang baik.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 01:54 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 01:54 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1237 |
