TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR IBU RUMAH TANGGA (IRT) DI RT 002 RW 013 KELURAHAN SANANWETAN KOTA BLITAR

Patressiya,, Lita (2024) TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR IBU RUMAH TANGGA (IRT) DI RT 002 RW 013 KELURAHAN SANANWETAN KOTA BLITAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (264kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Kata Kunci

Luka Bakar, Pertolongan Pertama Luka Bakar, Riwayat Kejadian Luka Bakar, Ibu Rumah Tangga.

Abstract

Cedera luka bakar sering terjadi pada ibu rumah tangga, namun banyak yang kurang mengetahui cara pertolongan pertama yang benar, dan cenderung melakukan perawatan mandiri yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi riwayat kejadian dan keterampilan pertolongan pertama luka bakar. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan 44 sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan secara door to door di RT 002 RW 013, Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar pada Januari-Februari 2024. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner untuk mengidentifikasi riwayat kejadian dan lembar observasi untuk mengidentifikasi keterampilan pertolongan pertama luka bakar. Hasil penelitian menunjukkan penyebab terbanyak luka bakar adalah minyak panas (56,8%) saat memasak (88,6%), sebagian besar terjadi di tangan (86,4%) dengan luas 1-3 cm (50%), dan tidak berdampak serius (93,2%). Jenis terbanyak adalah luka bakar sedang (56,8%) dan tindakan sering dilakukan adalah mengoleskan pasta gigi (29,5%). Hasil observasi menunjukkan 40,9% (18 responden) yang pernah mengalami luka bakar ringan, 56,8% (25 responden) luka bakar sedang, dan 2,3% (1 responden) luka bakar berat memiliki keterampilan kurang sekali dalam melakukan pertolongan pertama. Disimpulkan bahwa riwayat kejadian luka bakar bervariasi dan keterampilan pertolongan pertama responden kurang sekali, sehingga perlu edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menangani luka bakar di rumah tangga.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 19 May 2026 02:31
Last Modified: 19 May 2026 02:31
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/962

Actions (login required)

View Item
View Item