FEBRIANTI, NANDA AWALYA (2025) PERBEDAAN TINGKAT KEJADIAN PONV (POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING) PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN GENERAL ANESTESI DAN SPINAL ANESTESI DI RUANG RECOVERY ROOM RS WAVA HUSADA. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
3. COVER DALAM.pdf
Download (19kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (141kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (156kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (151kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (96kB)
9. ABSTRAC INGGRIS.pdf
Download (93kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (93kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (117kB)
11. BAB 1.pdf
Download (108kB)
12. BAB 2.pdf
Download (197kB)
13. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (194kB) | Request a copy
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (195kB) | Request a copy
15. BAB 5.pdf
Download (95kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (159kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Paska operasi, salah satu masalah klinis yang sering ditemui adalah mual dan muntah, yang dikenal dengan istilah PONV (Postoperative Nausea and Vomiting). PONV dapat terjadi pada pasien post operasi dengan general anestesi dan spinal anestesi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan kejadian PONV antara kedua jenis anestesi ini, tenaga medis dapat mengoptimalkan strategi pencegahan dan pengelolaan PONV, sehingga meningkatkan kualitas perawatan dan kepuasan pasien pasca operasi. Tujuan penelitian: Mengetahui perbedaan tingkat kejadian PONV (Postoperative Nausea and Vomiting) pada pasien post operasi dengan general anestesi dan spinal anestesi di ruang recovery room RS Wava Husada. Metode penelitian: Jenis penelitian analitik dengan pendekatan komparatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 pasien yang dibedakan menjadi 20 pasien dengan general anestesi dan 20 pasien dengan spinal anestesi. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat jedian PONV pada post general anestesi adalah 14.70 dengan standar deviasi 6.350 dengan tingkat PONV terendah adalah 5 dan tertinggi adalah 26. Rata rata tingkat kejadian PONV pada pasien post spinal anestesi adalah 8.20 dengan standar deviasi 3.928 dengan tingkat PONV terendah adalah 3 dan tertinggi adalah 20. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kejadian PONV pada pasien post operasi dengan general anestesi dan spinal anestesi yang dibuktikan dengan hasil sig. (2-tailed) 0.000 (p<0.05).
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 06 May 2026 28:43 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:28 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/842 |
