KHAIRUNNISA, NAJLAA PUTRI (2025) STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. A G2P1001Ab000 USIA 36 TAHUN UK 8-9 MINGGU DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM GRADE I DI TPMB ENDAH NURIKA BATU MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (164kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (206kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (202kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (167kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (254kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (180kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (220kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (288kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (184kB)
11. BAB I.pdf
Download (210kB)
12. BAB II.pdf
Download (500kB)
13. BAB III.pdf
Download (282kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (569kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (263kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (229kB)
17. Lampiran.pdf
Download (4MB)
Kata Kunci
Abstract
Najlaa Putri Khairunnisa’ (2025). Asuhan Kebidanan Pada Ny. A G2P1001Ab000 Usia 36 Tahun UK 8-9 Minggu dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I Di TPMB Endah Nurika Batu. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi Diploma 3 Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Suprapti, S.ST., M.Kes. Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual muntah berlebihan pada kehamilan terutama terjadi pada trimester pertama yang disebabkan oleh meningkatnya hormon hCG, estrogen, dan progesteron sehingga dapat mempengaruhi kesehatan ibu serta janin. Tujuan studi kasus ini untuk menerapkan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum. Penelitian ini menggunakan teknik metode deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, pemerikaan fisik dan studi dokumentasi dengan instrumen pengumpulan data berupa format asuhan kebidanan menggunakan 7 langkah varney dan SOAP. Hasil penelitian yaitu pada Ny. “A” usia 36 tahun G2P1A0 usia kehamilan 8-9 minggu mengalami mual muntah 5-6 kali sehari selama dua minggu, dengan penurunan nafsu makan, wajah pucat, mata cekung, bibir kering, lidah kotor, nyeri ulu hati, turgor kulit menurun, nadi cepat, dan penurunan berat badan 1 kg. Diagnosis ditegakkan sebagai hiperemesis gravidarum tingkat I. Penatalaksanaan dilakukan selama lima kunjungan dalam waktu dua minggu secara rawat jalan berupa edukasi pola makan, cairan, istirahat, obat-obatan, pemberian jahe hangat, dan dukungan psikologis. Kesimpulannya didapatkan hasil frekuensi mual muntah menurun, mulai dari 3 kali sehari pada kunjungan ketiga, muntah hanya pagi hari di kunjungan keempat, hingga akhirnya mual muntah berhenti dan pola makan membaik pada kunjungan kelima.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | ['lib/utils:month_short_44' not defined] 2026 |
| Last Modified: | 07 May 2026 07:44 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/539 |
